Kasus Positif Covid-19 di Daerah Terus Bermunculan, 36 Tenaga Medis Deliserdang Terpapar
Kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah terus bermunculan seiring kembali normalnya aktivitas masyarakat
TRIBUN-MEDAN.com,PAKAM-Pandemi Covid-19 belum sepenuhnya usai.
Namun masyarakat di sejumlah daerah, khususnya di Sumatera Utara sudah beraktivitas seperti biasa.
Tak ayal, kembali normalnya aktivitas masyarakat yang acapkali mengesampingkan protokol kesehatan menambah jumlah kasus positif Covid-19.
"Untuk di Kota Binjai, jumlah kasus ada penambahan.
Satu orang warga dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab dan test PCR," kata Kabid Pengendalian Pemberantasan Penyakit (P2P) Kota Binjai, Idra Tarigan, Minggu (19/7/2020).
Ia mengatakan, adapun warga yang positif itu lelaki berusia 53 tahun. Sebelumnya pasien dirawat di RSU Siloam Medan.
Pasien merupakan warga Kecamatan Binjai Barat.
• Nama-nama Pastor Selain Uskup Agung Medan yang Positif Covid-19
"Total kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini menjadi 45 orang.
Adapun rinciannya 24 orang sedang dalam perawatan, 17 orang sudah dinyatakan sembuh, empat orang dinyatakan meninggal dunia," kata Indra.
Dari 45 orang yang positif itu, 17 di antaranya memiliki gejala (37,7 %) atau Simtomatik.
Selebihnya sebanyak 28 orang lainnya berstatus tanpa gejala (62,2 %) Asimtomatik.
"Dari persentase data di atas menunjukkan bahwa penularan di lima kecamatan Kota Binjai masih ada.
Untuk itu kami terus mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan baik," kata Indra.
Sama halnya dengan Kota Binjai, di Kabupaten Deliserdang angka positif Covid-19 juga cukup banyak.
• Akhyar Ajak Para Tokoh Jawa di Kota Medan Ikut Perangi Covid-19
Menurut laporan Kadis Kesehatan Kabupaten Deliserdang dr Ade Budi Krista, tercatat ada 36 orang tenaga medis yang terpapar.
Ke 36 orang itu di antaranya empat orang dokter, 20 orang perawat, dua orang analis, dan 10 tenaga kesehatan yang terdiri dari bidan ataupun dokter gigi.
"Ke 36 tenaga medis itu seluruhnya berdomisili di Deliserdang," kata Ade.
Ia mengatakan, dari 36 orang yang positif itu, 11 di antaranya masih menjalani perawatan.
Sisanya, lanjut Ade, sudah sembuh dan masih dipantau Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Deliserdang.
• Setelah Wakil Gubernur Positif Covid-19, Pemprov Kaltim Tertutup bagi Tamu, Pegawai Dikarantina
"Alhamdulillah, yang berstatus ASN sudah sembuh semuanya," ungkap Ade.
Dari pendataan sementara, mereka yang positif itu selama ini tidak hanya bekerja di Deliserdang saja.
Beberapa di antara mereka ada yang bertugas di Medan, Binjai hingga Kabupaten Karo.
Dari 36 orang tersebut, lanjut Ade, satu di antaranya meninggal dunia.
"Arahan saya kepada semua tenaga kesehatan agar tetap mengedepankan protokol kesehatan saat bekerja.
Sesuai SOP, petugas harus mengenakan APD (alat pelindung diri) standart seperti masker dan sarung tangan, kecuali untuk orang-orang yang punya hubungan dengan orang yang resiko tinggi," kata Ade.
Ia mencontohkan, misalnya saja dokter gigi. Karena berhubungan dengan mulut, maka tenaga medis harus menggunakan pelindung wajah dan masker.
Bila perlu, mendouble sarung tangan.
"Kalau ditanya kenapa tenaga kesehatan bisa positif, alasannya bermacam-macam.
Kita juga harus jujur, karena prilaku sendiri juga," katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD Deliserdang Dr Hanif Fahri mengatakan bertambahnya kasus positif di Deliserdang tak terlepas dari rendahnya kesaran masyarakat.
• Ibunya Kena Covid-19, Bayi 6 Bulan Diasuh Dokter Sebulan, Momen Haru saat Bayi Dijemput Ibunya
"Masih ada masyarakat yang menggap Covid-19 ini main-main.
Namun ketika kami tantang untuk memegang yang positif enggak ada yang berani," kata Hanif.
Disinggung lebih lanjut mengenai pasien Covid-19, Hanif mengatakan baru-baru ini ada pasien yang meninggal dunia.
Pasien tersebut adalah RU warga Kecamatan Pantai Labu.
Saat datang ke rumah sakit, lanjut Hanif, kondisi RU memang sudah parah.
Ketika dinyatakan meninggal dunia, jenazahnya pun dimandikan dan disalatkan sesuai sariat agama.
Berkenaan dengan kasus Covid-19 di Kabupaten Deliserdang, baik Hanif maupun Ade mengakui adanya peningkatan kasus.
Saat ini, kasus positif sudah mendekati angka 400.
Hingga Juli 2020, tercatat ada 234 orang yang dirawat.
Untuk pasien yang sembuh, jumlahnya ada 134 orang.
Dan yang meninggal dunia sebanyak 29 orang. Jumlah kasus positif Covid-19 di Deliserdang ini merupakan yang terbanyak di Sumatera Utara.
• Keuskupan Agung Medan Ajak Umat Doakan Kesembuhan Uskup Agung dan Pastor dari Covid-19
Terpapar di Medan
Penambahan kasus positif Covid-19 tidak hanya terjadi di Kota Binjai dan Deliserdang.
Kasus positif juga bertambah di Kabupaten Tanahkaro.
Ada dugaan, mereka yang terpapar ini akibat tinggal atau berkunjung ke Kota Medan.
• Sebagian Kasus Positif Covid-19 di Karo Diduga Sebelumnya Tertular di Medan
"Dari kasus yang ada, beberapa di antaranya kami dapati mereka menetap di Medan, dan sudah jarang pulang ke Karo," kata Kadis Kesehatan Kabupaten Karo Drg Irna Safrina Meliala M.kes.
Ia mengatakan, dalam tiga hari terakhir jumlah kasus positif bertambah menjadi enam.
Penambahan pertama terjadi pada Jumat (17/7/2020) kemarin.
Dalam sehari itu, ada dua kasus yang datang dari Kecamatan Kabanjahe dan Kecamatan Berastagi.
• 15 Pasien Asal Medan Sembuh dari Covid-19, Ini Sebaran Lengkap Kasus Baru Hari Minggu 19 Juli 2020
"Warga Kabanjahe yang terpapar itu sudah lama tinggal di Medan dan melakukan swab mandiri.
Kalau yang dari Berastagi, yang kemarin meninggal ini sudah keluar hasilnya dan dinyatakan positif," ucapnya.
Selanjutnya, berdasarkan data dari TGTPP Karo, penambahan empat kasus lagi terjadi pada Sabtu (18/7/2020) kemarin.
Penambahan kasus terjadi di dua lokasi berbeda.
• Uskup Agung Medan dan 4 Pastor Positif Covid-19, Warga yang Pernah Kontak Disarankan ke Dokter
"Yang dua itu satu keluarga juga dengan yang kemarin.
Jadi kemarin itu, dari pasien yang dirawat kan nambah lima orang, dan keluarga yang sempat kontak kita sarankan untk swab.
Setelah swab, kita dapatkan lagi data jika ada dua orang lagi yang dinyatakan positif," ungkapnya.
Kemudian, sambung Irna, dua kasus lain berasal dari Kecamatan Kabanjahe, dan Kecamatan Dolatrayat.
• Musisi Anji Manji Merasa Ada Kejanggalan Terkait Viralnya Foto Jenazah Covid-19, Begini Penjelasan
Irna menjelaskan, keduanya dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani swab mandiri di salah satu rumah sakit swasta di Kota Medan.
Hingga saat ini, jumlah kasus positif di Karo mencapai 39 orang.
Dari 39 tersebut, 17 di antaranya telah dinyatakan sembuh, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, dan 19 lainnya saat ini tengah menjalani perawatan.
Dadi 19 orang yang masih dalam penanganan, diketahui ada beberapa yang menjalani perawatan di rumah sakit, dan ada juga yang menjalani isolasi mandiri.(dyk/dra/cr4)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rapid-test-di-pasar-tavip-binjai.jpg)