Lahan Sawit Desa Pematang Kuala Akan Dihilangkan
Bupati Sergai minta BWS II segera normalisasi saluran irigasi di Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRI BUN-MEDAN.com,RAMPAH-Ratusan hektare lahan sawit di Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdangbedagai rencananya akan dihilangkan.
Pemkab Sergai berencana mengubah lahan sawit itu menjadi lahan persawahan.
Sehingga, produksi padi dari Kabupaten Sergai kembali meningkat dan tentunya akan berdampak pada kesejahteraan petani di sana.
"Program ini sejalan dengan apa yang disampaikan Menteri Pertanian saat berkunjung ke Sergai beberapa waktu lalu," kata Soekirman, kemarin (17/7/2020).
• Inilah 5 Pengusaha Kaya Raya Berkat Bisnis Sawit, Harta Mencapai Rp 27 Triliun
Ia mengatakan, sudah 27 tahun lebih kegiatan seperti ini tidak pernah terjadi.
Sehingga, lanjut Soekirman, ia mengapresiasi langkah Kostratani yang berani mengubah lahan sawit menjadi lahan pertanian.
"Saya bersama masyarakat di sini, termasuk saksi hidup bapak Syamsul Bahri, seorang Purnawirawan Polri telah memulai pembukaan lahan dari sawit menjadi lahan sawah.
Selain itu, kami juga bergotong royong dalam hal pengairan lahan," kata Soekirman.
• Tiga Ninja Sawit Dijebloskan ke Sel Tahanan Polsek Secanggang
Saat berkunjung ke Desa Pematang Kuala, Soekirman bercerita bagaimana lahan persawahan di sana berubah menjadi lahan sawit.
Pada tahun 1993, lanjut Soekirman, komoditi sawit lebih mahal ketimbang padi.
Sejak saat itulah warga di Desa Pematang Kuala merubah sawahnya menjadi lahan sait.
"Kepada kelompok tani yang saat ini diinisiasi oleh saudara Maju Butar-Butar, Kepala Desa Pematang Kuala Ramlan,
Camat, dan tokoh masyarakat bapak Syamsul Bahri, serta seluruh dinas terkait, saya berharap ini harus terus ditingkatkan," kata Soekirman.
• Ramai Kelapa Sawit Indonesia Ditolak Swiss, Sampai Referendum Penolakannya Masuk MK Swiss, Hasilnya?
Jika nantinya lahan persawahan sudah mulai berjalan, sambung Soekirman, dia juga akan meminta pada Balai Wilayah Sungai II Sumut untuk membantu menormalisasi saluran irigasi dan drainase.
Dengan begitu, lahan persawahan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan padi berkualitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lahan-sawit-desa-pematang-kuala.jpg)