Edy Rahmayadi Resmikan Gedung Isolasi Mandiri Bertekanan Negatif di Areal RSUP Adam Malik
Gedung bertekanan negatif tersebut dikhususkan bagi pasien Covid-19 yang masuk dalam kategori sangat parah.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meresmikan gedung isolasi penderita Covid-19 yang bertekanan negatif di areal Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik, Jalan Bunga Lau, Kelurahan Kemenangan Petani, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (20/7/2020).
Bersama Edy, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit juga ikut serta meninjau lokasi tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, gubernur bersama rombongannya yang ditemani oleh pihak RSUP Adam Malik ikut serta meninjau ruangan tersebut.
Gedung bertekanan negatif tersebut dikhususkan bagi pasien Covid-19 yang masuk dalam kategori sangat parah.
Artinya, ruangan khusus tersebut memiliki perbedaan dengan ruang isolasi lainnya di rumah sakit untuk penderita Covid-19.
• Berita Foto: Edy Rahmayadi Meninjau Ruang Isolasi Covid-19 RSUP Adam Malik Berstandar Internasional
Setelah Edy bersama rombongan meninjau lokasi atau ruangan-ruangan tersebut, dia memberikan keterangan di hadapan para awak media.
"Salah satu penyiapan untuk saudara-saudara kita yang terkena, terpapar (Covid-19), mudah-mudahan tidak terisi, jadi enggak rusak tempatnya," ujar Edy Rahmayadi, Senin (20/7/2020).
Edy juga menegaskan bahwa gedung tersebut diperuntukkan bagi pasien covid-19 yang tergolong berat atau parah.
"Pasien postif yang berat, maka disiapkan memang segala fasilitas," sambungnya.
• Uskup Agung Medan Positif Covid, 2 Pastor dan 1 Suster Masih Jalani Isolasi Mandiri
Setelah melihat secara langsung ruangan, Edy menyampaikan ada 15 ruangan yang telah disiapkan.
"Ada 15 kamar yang disiapkan secara khusus. Ada ventilatornya dan kesiapannya," sambungnya.(cr3/tribun-medan.com)