Remaja 16 Tahun Tewas Diamuk Massa saat Menjambret di Sunggal
Sempat dilarikan ke rumah sakit, seorang pelaku penjambretan tewas usai diamuk massa di Jalan Pabrik Gula Sei Semayang Dusun 18 Desa Mulyorejo
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Juang Naibaho
Laporan wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil Rasyid
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sempat dilarikan ke rumah sakit, seorang pelaku penjambretan tewas usai diamuk massa di Jalan Pabrik Gula Sei Semayang Dusun 18 Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal, Minggu (19/7/2020) tengah malam.
Adapun identitas pelaku berinisial Ra (16) warga Jalan Ladang baru Desa Muliorejo Sunggal.
“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat adanya aksi penjambretan di Jalan Pabrik Gula Desa Sei Semayang,” ucap Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, Selasa (21/7/2020).
Sambung Budiman, saat petugas kepolisian tiba di lokasi, seorang remaja laki-laki terkapar dengan kondisi babak belur dihajar massa.
"Kondisi pelaku sudah babak belur diamuk massa. sepeda motor pelaku yang berada di lokasi juga dibakar, sementara itu dua pelaku lainnya kabur," ucap Budiman.
"Pelaku inisial Ra selanjutnya dibawa ke rumah sakit, tetapi sesampainya di sana yang bersangkutan meninggal dunia,” lanjutnya.
Tidak sampai di situ, Tim Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal melakukan pengembangan dan mengamankan pelaku jambret lainnya berinisial MSL (21) warga Jalan Ladang Baru Gang Keluarga, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal.
“Barang bukti satu unit HP Vivo Y95 warna hitam, satu kunci sepeda motor, satu jaket, satu celana dan satu unit sepeda motor Honda Megapro yang terbakar,” ucap Budiman.
Sedangkan satu pelaku lainnya, masih dalam pengejaran poliis.
AKP Budiman pun mengimbau pelaku untuk segera menyerahkan diri.
(CR23/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dikeroyok_20171203_221358.jpg)