TRIBUN-MEDAN-WIKI: Mengenal Nitak, Makanan Adat Simalungun
Nitak merupakan makanan khas Simalungun dengan bahan dasar beras. Nitak tidak bisa dijumpai sehari-hari karena lebih bersifat makanan adat
Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar
TRIBUN-MEDAN-WIKI.com – Tak ada habis-habinya bila membahas kuliner tradisional di tanah Sumut.Sumatera Utara.
Hal ini tak lepas dari karakteristik Sumut yang memiliki kemajemukan suku dan budaya. Maka, wajar saja banyak temui beragam kuliner tradisional.
Satu di antaranya Nitak, makanan khas Simalungun dengan bahan dasar beras.
Nitak tidak bisa dijumpai sehari-hari, karena makanan ini lebih cenderung sebagai kuliner adat.
Biasanya Nitak disajikan pada kegiatan bersifat ritual seperti perkawinan, kematian, menempati rumah baru, menyekolahkan anak dan lainnya.
Namun, tidak menutup kemungkinan penyediaan makanan tersebut juga dilakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai menu santapan keluarga.
Makanan yang terbuat dari bahan dasar beras ini, juga memiliki bahan lainnya.
Seperti, lada hitam, garam, kencur, gula merah dan jahe. Kemudian, dua buah kelapa, satu yang sudah di sangrai atau gongseng dan satu lagi mentah.
Cara membuatnya dengan cara tumbuk beras selama setengah jam, setelah itu masukkan lada hitam, kencur, jahe, kelapa mentah, kelapa yang telah disangrai dan gula merah.
Setelah lengket dan menjadi adonan nitak pun siap untuk dihidangkan.
Makanan Nitak memiliki cita rasa manis berpadu dengan rasa lada.
Hal ini yang menjadikan makanan Nitak cocok untuk menjadi makanan penutup. Biasanya Nitak disantap setelah mencoba makanan yang bercita rasa gurih dan pedas.
Selain itu daya tarik makanan ini bagi masyarakat Sumut sangat tinggi, karena rasannya yang khas itu.
Hal itu terbukti sampai saat ini makanan Nitak ini masih eksis sampai saat ini dan diterima oleh masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/nitak-makan-adat-simalungun.jpg)