Berita Pilkada Sumut 2020
KPU Medan Sudah Terima Rp 62 Miliar, Anggaran Sosialisasi dan Perjalanan Dinas Diperketat
KPU Kota Medan telah mengusulkan penambahan anggaran, namun Pemko Medan menyatakan tidak mampu.
TRIBUN-MEDAN.com -
Hibah untuk penyelenggaraan Pilkada Kota Medan untuk KPUD Medan telah dicairkan sebanyak Rp 62,43 miliar.
Sesuai kesepakatan pada Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemko Medan dengan KPU Medan, total anggaran berjumlah Rp 69,3 miliar.
"Saat ini sudah dicairkan oleh Pemko Medan sekitar 90 persen, masih ada sisa sekitar Rp 6 miliar lagi yang belum. Inilah nanti yang kami gunakan sehemat mungkin untuk menyelenggarakan di tengah pandemi," tuturnya, Kamis (23/7/2020).
Rinaldi menjelaskan terjadi banyak perubahan untuk persiapan Pilkada di tengah masa pandemi.
"Anggaran untuk TPS (tempat pemungutan suara), misalnya. Awalnya untuk satu TPS maksimal 800 pemilih. Jadi kita tetapkan kemarin jumlah TPS sebanyak 3.200. Tapi karena pandemi maka ditetapkan kapasitas TPS dikurangi menjadi maksimal hanya untuk 500 pemilih," tuturnya.
Ketentuan ini, ujarnya, membuat KPU Medan harus menambah TPS menjadi 4.200 tempat. Otomatis jumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dalam satu TPS berjumlah 9 orang itu pun bertambah.
"Berarti 1.000 lebih dikali 9 orang, berapa honornya? Juga ditambahkan lagi logistiknya seperti kotak suara, paku, tinta dan sebagainya," tuturnya.
KPU Kota Medan telah mengusulkan penambahan anggaran, namun Pemko Medan menyatakan tidak mampu.
"Kemarin ada usulan penambahan sekitar Rp 14 miliar lebih. Hanya saja kita pahami Pemko Medan tidak mampu untuk menambah itu. Jadi mau tidak mau, kami melakukan pengetatan anggaran atau penghematan banyak hal termasuk sosialisasi, perjalanan dinas, dan lainnya," ungkapnya.
Coklit Sampai 13 Agustus
Saat ini petugas sedang melakukan pemutakhiran data pemilih ke penjuru Kota Medan. Ketua KPU Kota Medan Agussyah Damanik menuturkan proses pencocokan dan penelitian (coklit) dimulai 18 Juli sampai 13 Agustus. Nantinya, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih akan melakukan coklit data pemilih dengan mendatangi rumah warga.
Menurutnya, seluruh PPDP yang bertugas, akan menerapkan protokol kesehatan guna memberikan rasa aman dan nyaman.
"Seluruh PPDP yang bertugas kami pastikan menerapkan protokol kesehatan. Oleh sebab itu, kami minta masyarakat untuk berkenan menerima PPDP di rumah masing-masing untuk melakukan pencoklitan sebagai bentuk dukungan suksesnya Pilkada 2020 dan memastikan masyarakat terdaftar sebagai pemilih."
"Kami harap kerjasama dan partisipasi seluruh masyarakat," jelas Agussyah saat bertandang ke rumah Plt Wali Kota Medan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/18072020_coklit_pemilih_pilkada_danil_siregar.jpg)