Malaysia Akan Lockdown Lagi, Pasien Covid-19 Terus Meningkat, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan
Pemerintah Malaysia akan kembali memberlakukan lockdown atau karantina jika jumlah kasus positif Covid-19 mencapai lebih dari 100 kasus per hari.
Mereka mengarantina sebagian besar wlayahnya selama lebih dari tiga bulan untuk menekan penyebaran virus corona.
Selama MCO berlangsung, kebanyakan orang hanya diizinkan meninggalkan rumah jika hendak membeli bahan makanan atau obat-obatan.
Selama fase itu pula otoritas Malaysia hanya mengizinkan pekerjaan penting, seperti pekerja rumah sakit dan karyawan supermarket, untuk meninggalkan rumah mereka setiap hari.
Pada 4 Mei, beberapa bisnis diizinkan untuk dibuka kembali melalui apa yang Malaysia sebut sebagai MCO bersyarat. Sejak saat itu, kasus-kasus baru mulai naik lagi.
Mulai 10 Juni, di bawah MCO pemulihan, hampir semua sektor sosial seperti pendidikan, agama, bisnis, dan ekonomi diizinkan untuk melanjutkan operasinya secara bertahap.
Keluar masuk ke 13 negara bagian Malaysia juga diizinkan untuk dilanjutkan.
Ismail mengatakan, dalam rangka penegakan protokol pemulihan MCO, pihak berwenang telah menangkap 617 orang karena berbagai pelanggaran.
Sebanyak 20 orang diserahkan oleh polisi untuk diinvestigasi dan 597 orang dihukum dengan denda.
Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Malaysia Bersiap Lockdown Lagi, Kasus Positif Covid-19 Terus Naik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/malaysia-lockdown-ini-potret-terkini-negara-dengan-jumlah-kasus-corona-terbesar-di-asia-tenggara.jpg)