Breaking News:

Oknum DPRD Labusel Siksa Warga

BREAKING NEWS, Oknum DPRD Labusel Dilaporkan Siksa Warga sampai Cabut Kuku, Ini Kata Kapolres

Proses penegakan hukum terhadap oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Selatan sudah ditingkatkan pada tahapan penyidikan.

Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat menyampaikan proses penegakan hukum terhadap oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Selatan sudah ditingkatkan pada tahapan penyidikan.

Selain itu, oknum dewan sang pencabut kuku itu juga telah dipanggil untuk penyidikan.

Kapolres mengatakan, perkara ini telah dilaporkan korbannya dengan STPLP/787/VII/2020/SPKT RES-LBH Polres Labuhanbatu.

"Saat ini sedang dalam proses penyelidikan, kemudian ditingkatkan menjadi penyidikan," ujar Kapolres saat berkunjung ke Korem 022 Pantai Timur dalam agenda kunjungan kerja Panglima Kodam I/BB, Selasa (28/7/2020) siang.

Kapolres menjelaskan, pada intinya perbuatan oknum anggota DPRD berinisial IMF itu memenuhi unsur dugaan tindakan pidana penganiayaan.

Kata Agus, saat dipanggil penyidik, IMF mangkir.

“Hari Senin (27/7/2020) kemarin terlapor kita panggil tetapi belum datang dan akan kita panggil lagi pada hari Kamis. Mudah-mudahan yang bersangkutan mau hadir. Kalau tidak memenuhi panggilan akan kita lakukan upaya-upaya hukum, upaya paksa untuk menjemput yang bersangkutan,” jelasnya.

Setelah polisi menerima laporan, sambung Kapolres, korban sudah dimintai keterangan termasuk dengan saksi-saksi lainnya.

Kuat dugaan tindakan penganiyaan yang dialaminya dilakukan lebih dari satu orang.

Kapolres menjelaskan, polisi mengumpulkan data sehingga tak tertutup kemungkinan untuk menetapkan tersangka dan melakukan penahanan.

“Pelapor sudah kita periksa untuk diminta keterangan, termasuk dengan saksi-saksi lainnya. Sesuai keterangan korban, betul bahwa ada penganiayaan dengan dipukuli. Unsurnya bisa pasal 351 dan 170 (KUHP) dan berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi bisa memenuhi unsur Hasil dari pemeriksaan korban, dilakukan lebih dari satu orang,” terangnya.

Perlu diketahui, seorang pemuda berusia 21 tahun berinisial MJY mengalami luka lebam usai dituduh menggelapkan sepeda motor milik anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dari Fraksi PDI Perjuangan, IMF.

Siksaan terhadap MJY berupa pencabutan kuku jari kaki, luka lebam di wajah, dada, punggung, dan perut.

Bahkan di kepalanya mengalami pembekuan darah dan kini disebut harus menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum di Kecamatan Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.

(alj/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved