Inilah Alasan Putra Siregar, Pemilik PS Store Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Ponsel Ilegal
Nominal uang tersebut berdasarkan perkiraan sementara penyidik dan Jaksa atas kasus tindak kepabeanan yang menjerat Putra jadi tersangka.
Sampai saat ini, Putra Siregar memiliki 1,42 juta subscriber di kanal YouTube-nya.
Kumpulkan donasi untuk Covid-19 dan dikenal dermawan Ketika banyak selebriti mengajak untuk berdonasi, diam-diam Putra Siregar berhasil mengumpulkan donasi dalam jumlah besar.
Bahkan, donasi yang dikumpulkan Putra melebihi angka yang dikumpulkan Raffi Ahmad dan Atta Halilintar, yaitu mencapai Rp 3 miliar.
Tak hanya saat Covid-19, nama Putra Siregar dikenal dermawan di antara masyarakat Batam karena sering membantu warga kurang mampu.
Dulu Pemilik PS Store Putra Siregar memiliki toko ponsel cukup besar di Batam dengan nama PS Store dengan jargon Hape pejabat harga merakyat.
• DAFTAR 33 RW Zona Merah di DKI Jakarta yang Tidak Bisa Salat Idul Adha Akibat Covid-19
Melalui PS Store, Putra menjual ponsel bekas dan juga baru dengan garansi resmi.
Pengusaha Selain toko ponsel, Putra Siregar juga diketahui memiliki usaha lainnya seperti barber shop, rumah makan, toko buah dan sayuran.
Bukan dari keluarga kaya raya, Putra Siregar dulunya pernah menjadi pengamen bahkan juga penjual parfum keliling.
Pernah Beli Medali Milik Marco Simic
Nama Putra Siregar juga semakin dikenal saat membeli medali milik penyerang Persija Jakarta, Marco Simic.
Putra Siregar membeli medali emas tersebut dengan harga fantastis, yakni Rp 26 Miliar.
Menurut Putra, medali milik Marco Simic yang ia beli sebesar Rp 26 miliar itu akan di simpan dan di pajang di salah satu toko PS Store.
"Karena ini sebagai salah satu sejarah dalam sepak bola Indonesia," tegasnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Uang Rp 500 Juta dan Rumah Senilai Rp 1,5 Miliar Jadi Jaminan Putra Siregar Tak Ditahan, Penulis: Bima Putra