Inilah Tentara AS Penjaga Saddam Hussein Sebelum Digantung dan Diludahi Rakyatnya Sendiri
Ia merupakan 1 dari 12 tentara di kesatuan 551 Polisi Militer Amerika, yang memang ditugaskan menjaga hari-hari terakhir Saddam Husein.
TRI BUN-MEDAN.com - Inilah sosok Will Bardenwerper, tentara Amerika yang bertugas menjaga Saddam Husein menjelang digantung di tiang gantungan.
Meski orang Amerika, tentara ini membongkar kebusukan negaranya yang menutup-nutupi, bahkan menyebut Saddam diktator yang kejam.
Ini adalah detik-detik menjelang ajal Saddam Hussein ditiang gantungan yang tak banyak diketahui.
Masihkah Anda ingat siapa itu Saddam Hussein?
Pada awal tahun 1980 sampai 2000-an, Saddam Hussein sangat terkenal di dunia karena dia adalah Presiden Irak.
Dia bahkan memimpin Irak selama bertahun-tahun, dari pada periode 16 Juli 1979 hingga 9 April 2003.
Namun, pada 30 Desember 2006, pemimpin karismatik Irak ini tewas digantung oleh rakyatnya sendiri.
Setelah Amerika Serikat (AS) menginvasi Irak, terjadilah pemberontakan di Irak.
Saddam akhirnya diadili ramai-ramai oleh para pembelot.
Berkat AS, dunia pun akhirnya lebih banyak mengenal Saddam sebagai diktator barbar yang sewenang-sewenang.
Tapi, seorang tentara AS yang ditugasi menjaga Saddam di hari-hari terakhirnya, menyimpan kisah mengejutkan soal sosok Saddam Husein.
• Alasan Kader PDI P Mengudurkan Diri, Ade Darmawan Ucap Terima Kasih pada PDI Perjuangan
Tentara itu bernama Will Bardenwerper.
Ia merupakan 1 dari 12 tentara di kesatuan 551 Polisi Militer Amerika, yang memang ditugaskan menjaga hari-hari terakhir Saddam Husein.
Kesaksian Bardenwerper, diungkapkan lewat buku berjudul 'The Prisoner in His Palace: Saddam Hussein, His American Guards, and What History Leaves Unsaid'.
Lewat buku ini, Bardenwerper mengisahkan sisi-sisi humanis Saddam, yang selama ini selalu ditutup-tutupi oleh AS.
• Sosok Vernita Syabilla (VS), Penyanyi Cantik yang Pernah Rilis Lagu Koko Tamvan dan Mahir Berbisnis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/saddam_20180418_214110.jpg)