Seorang Oknum Dosen Tikam Mahasiswi yang Juga Pacarnya Karena Sakit Hati Lamaran Ditolak

Dosen berinisial AS (31), tega menganiaya kekasihnya sendiri I (24), diduga karena sakit hati lamarannya ditolak oleh orangtua korban, Rabu (5/7/2020)

Kolase
Ilustrasi penikaman 

Kapolsek Siantar Barat Iptu Esron Sihaan menjelaskan, MA diduga nekat mengakhiri hidupnya karena putus asa terbelit biaya pernikahan.

Sedianya, akad pernikahan MA digelar Jumat (7/8/2020) ini.

Sedangkan resepsi rencananya dilangsungkan sehari setelahnya atau 8 Agustus 2020.

Namun, urusan biaya pernikahan belum juga selesai.

"Diduga karena putus asa, hari Jumat ini mau menikah."

"Tapi biaya pernikahan yang sempat dijanjikan oleh orang tuanya tak kunjung ada."

"Sementara Bapak dan Ibunya sudah cerai," kata Esron.

Hubungi calon istri sebelum tewas

Esron mengemukakan, sebelum ditemukan tewas tergantung, MA sempat menghubungi calon istrinya, D (22) sekitar pukul 06.00 WIB.

MA saat itu berkata akan segera mendatangi rumah pujaan hatinya tersebut.

Namun, kecurigaan muncul lantaran MA tak menampakkan batang hidungnya setelah lama ditunggu.

"Pagi itu, MA menghubungi D mau datang kerumahnya."

"Setelah ditunggu-tunggu lama, akhirnya D datang kerumah MA. Di dapur, D terkejut melihat korban gantung diri," kata Esron.

Betapa kagetnya D mendapati calon suaminya tewas tergantung di dapur rumah.

"Karena dikira masih bisa ditolong, saksi bersama Bapak korban memotong tali sekaligus menurunkan korban."

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved