Siswa Sumut Dapat Internet Gratis
SMAN 1 Medan Beri Paket Internet Gratis, Siswa Terima Subsidi Rp 100 Ribu per Bulan
SMA Negeri 1 Medan memberikan keringanan dengan memberikan subsidi paket internet senilai Rp 100 ribu per siswa setiap bulannya
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - SMA Negeri 1 Medan memberikan keringanan dengan memberikan subsidi paket internet senilai Rp 100 ribu per siswa setiap bulannya untuk menunjang pembelajaran daring saat pandemi.
Hal ini diungkapkan Kepala SMAN 1 Medan, Suhairi kepada Tribun Medan, Jumat (7/8/2020).
Suhairi menuturkan bahwa pemberian paket internet ini telah disalurkan sejak awal pandemi pada April lalu.
"Selama ini sudah kita laksanakan. Kalau di SMAN 1 Medan kita khususnya di Rawan Melanjut Pendidikan (RMP) ini kita beri paket internet yang sudah kita terapkan beberapa bulan lalu, ketika awal pandemi," ungkapnya.
Suhairi sendiri mengapresiasi kebijakan Kemendikbud terkait pengalokasian dana BOS untuk penyaluran paket internet kepada siswa.
"Pemberian fasilitas paket internet ini sangat bagus sekali, ini merupakan kegiatan yang memang kita membantu orangtua siswa dan siswa yang tidak mampu. Alhamdulillah siswa kita ini banyak menengah ke atas," ujarnya.
Tambahnya, Suhairi menuturkan bahwa sebelum tahun ajaran baru ini, guru juga sudah mendapatkan fasilitas paket internet, namun kini para guru di SMAN 1 Medan memberikan pelajaran dari sekolah dengan pemanfaatan wifi sekolah.
"Untuk guru beberapa bulan yang lalu ketika Covid dan belum tahun ajaran baru kita berikan paket untuk guru dan kini tentunya paket untuk guru kita tiadakan karena guru difasilitasi secara gratis dengan fasilitas wifi di sekolah karena komputer kita banyak di sekolah, dan jika ada kendala orang IT turun langsung membantu siswa," ucap Suhairi.
Dalam pembagian paket internet ini, SMAN 1 Medan memberikan prioritas kepada siswa kurang mampu.
Wakil Kepala SMAN 1 Medan bidang Humas, Sormin menuturkan bahwa pemberian paket ini diprioritaskan kepada siswa dalam dua kelompok yaitu siswa lewat jalur afirmasi dan siswa yang terkena dampak corona untuk perekonomian keluarganya.
"Jadi kriterianya siswa yang masuk jalur afirmasi, semuanya dapat bantuan paket internet. Kedua siswa yang dapat KIP dan program Keluarga Harapan dan kelompok dua yang terdampak ekonominya menurun akibat Covid-19.
Jadi bukan hanya siswa kurang mampu yang sewajarnya PKH tapi apabila siswa yang terdampak Covid-19 juga berhak mendapat paket internet ini," ungkap Sormin.
Per hari Jumat ini, Sormin menuturkan permohonan untuk fasilitas paket internet masih terus bertambah hingga saat ini.
Ia juga menambahkan bahwa untuk segera finalisasi data, pihak sekolah terus melakukan sosialisasi kepada orangtua siswa melalui grup orangtua siswa.
"Karena data final yang kita dapatkan ini keluarga tidak mampu dari kelas 11 dan 12 tapi kelas 10 ini baru deal datanya. Makanya kita selalu sosialisasikan di grup orang tua siswa, kita informasikan disana. Bagi siswa yang terdampak ekonomi atau afirmasi itu dia mendapat bantuan paket data tadi," ucap Sormin.
(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/guru-sman-1-medan-mengajar-daring.jpg)