Wanita Cantik, Pariban Menteri Luhut Binsar Meradang, Dipuji Gus Irawan tapi Tidak Diusung Gerindra

Suryani Paskah Naiborhu, kerabat (pariban) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan meradang.

TRIBUN MEDAN/LISKA
BAKAL Calon Wakil Wali Kota Medan dari Gerindra Suryani Paskah Naiborhu menunjukkan hasil survei calon wakil wali kota, Rabu (5/8/2020). Survei yang dilakukan oleh Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Fisip USU itu menunjukkan tingkat elektabilitas Suryani sebesar 24 persen. 

Suryani menduga dia tidak dipilih karena masalah agama atau suku. Dia lalu memberi contoh banyak kepala daerah yang berpasangan dengan non-muslim.

Ditanya apakah sudah ada pemberitahuan resmi dari Gerindra soal siapa yang diusung, perempuan yang menggeluti bisnis kelapa sawit dan tercatat sebagai kader Partai Gerindra Provinsi Riau sejak awal 2019 itu menggelengkan kepala. 

"Menurut saya, sebesar Partai Gerindra, tentulah merujuk hasil survei yang mereka lakukan di daerah. Inilah pertanyaan saya, kenapa? Walaupun belum resmi. Tapi it upun saya percaya, Pak Prabowo akan mengusung nama saya dari Partai Gerindra," katanya optimistis.

Putri dari Partumpuan Naiborhu yang menjabat kepala Cabang Yayasan Del Sumut, sekolah milik Luhut Panjaitan, itu mengatakan, niatnya maju ke Pilkada Medan diawali satu kebenaran, yaitu mengikuti mekanisme partai.

Sikap ini merupakan bentuk penghormatan terhadap partai yang menurutnya bersih dari praktik korupsi, nasionalis dan miniaturnya Indonesia.

Citra partai dan keperempuanannya mendapat dukungan masyarakat untuk maju membenahi Kota Medan.

Tagline "Medan Menang dan Maju Perempuan Medan" menjadi kampanye Suryani.

Dia meyakini pasangan yang diusung Partai Gerindra akan menjadi pemenang dalam pilkada nanti.

"Kita belum dipanggil, posisi kita menunggu diundang, tetap optimistis dan menghormati mekanisme partai. Masih menaruh harapan besar kepada Pak Prabowo," katanya.

Tanggapan DPD Gerindra

Menanggapi protes Suryani, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sugiat Santoso yang dikonfirmasi Kompas.com lewat sambungan telepon mengatakan, segala keputusan rekomendasi pencalonan pilkada diserahkan ke Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto.

Secara administrasi yang merekomendasikan finalnya adalah DPP, yaitu Ketua Umum Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Mujani.

Proses yang dilakukan di tingkat bawah adalah penjaringan.

Menurutnya, di Pilkada Kota Medan, banyak bakal calon yang mendaftar ke Gerindra, bukan hanya Suryani Paskah Naiborhu.

Setelah semua tahapan dilaksanakan, DPD Partai Gerindra Sumut mengusulkan beberapa nama, bukan hanya satu nama untuk menjadi bahan pertimbangan memutuskan rekomendasi final.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved