News Video

Rekaman Video Perdamaian Kiki Handoko Sembiring dan Anggota Brimob yang Berkelahi di Klub Malam

Kasus keributan antara anggota DPRD Sumut Kiki Handoko Sembiring dan personel Brimob beberapa pekan lalu telah diselesaikan secara adat

Penulis: Satia | Editor: Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus keributan antara anggota DPRD Sumut Kiki Handoko Sembiring dan personel Brimob beberapa pekan lalu telah diselesaikan secara adat di Medan Club, Selasa (11/8/2020) petang.

Perdamaian dihadiri Ketua Umum DPP Pemuda Merga Silima (PMS), Mbelin Brahmana, Sumbul Sembiring Brahmana (orangtua Kiki Handoko Sembiring dan Parlin Sembiring), CP Nainggolan tokoh pemuda dan mantan anggota DPRD Medan.

Ruben Tarigan Ketua DPD Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) Sumut, Wara Sinuhaji tokoh masyarakat Karo serta pengamat budaya sosial, Ketua DPD IPK Sumut Bastian Panggabean.

Selanjutnya tampak Sekjen DPP Kerukunan Puak Batak bersaudara (KPBB) Dr Ir Rustam Efendi Siregar,
Tokoh Adat Karo Nabari Ginting, Tokoh Pemuda Karo Roy Fachraby Ginting, Ketua Cendikiawan Karo (ICK) Budi Derita Sinulingga, Tokoh Nasional Masyarakat Karo H Serta Ginting.

Dari Rohaniawan mewakili Moderamen GBKP Jetra Sembiring Milala, Ketua Keluarga Muslim Karo Indonesia Prof Syahad Afifuddin Sembiring, Tokoh Muda Karo Esra Milala.

Datuk Langkat Erwinsyah Perangin-angin, DPP Horas Bangso Batak Mangatas Tobing, Benyamin Ginting (orangtua Bripka Karingga Ginting), dan Mangapul Sihaloho (orangtua Bripka Mario).

Dalam prosesi perdamaian ini para tokoh masyarakat dan adat memberikan upah-upah kepada keluarga Bripka Karingga serta Bripka Mario sebagai bentuk penghormatan. Tak hanya itu, orangtua dari Kiki Handoko Sembiring dan Parlin Sembiring juga menyematkan ulos sebagai tanda rasa kekeluargaan.

Usai menerima upah-upah dari para tokoh adat, Benyamin Ginting, menyebutkan kasus keributan antara anaknya (Bripka Karingga Ginting) dengan Kiki Handoko Sembiring telah dinyatakan selesai secara adat dan kekeluargaan.

"Dengan prosesi adat ini saya dan keluarga sangat merasa terhormat dan berterima kasih. Intinya dengan bertemunya kedua keluarga beserta tokoh masyarakat dan masalah keributan antara anak saya dengan Kiki Handoko Sembiring telah selesai dan berdamai," sebutnya.

Hal senada juga disampaikan Mangapul Sihaloho, mengungkapkan kasus keributan antara Bripka Mario dengan Kiki Handoko Sembiring telah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kejadiannya dua minggu yang lalu dan memang anak saya ini seorang aparat. Namun, perlu diingat dalam permasalahan ini sudah banyak tokoh adat dan masyarakat yang menginginkan agar kasus ini dapat diselesaikan. Dan malam ini semuanya telah dipertemukan sehingga persoalan hukum yang dihadapi berdasarkan kesepakatan dipastikan telah selesai secara baik," ungkapnya.

Sementara itu, Roy Fachraby Ginting, mewakili seluruh tokoh adat dan masyarakat yang hadir menyampaikan acara yang diselenggarakan ini sebagai bentuk rasa kekeluargaan dalam menyelesaikan suatu masalah.

"Artinya, tidak ada masalah atau pertikaian yang tidak dapat diselesaikan. Acara ini adalah bukti prosesi adat dan budaya yang memiliki peranan paling tinggi yang dinamakan sebagai "Pur-pur Sage, yaitu cara penyelesaian masalah dengan duduk bersama secara kekeluargaan sesuai dengan aspek kearifikan lokal," akunya.

Disinggung mengenai masih berjalannya kasus keributan antara Kiki Handoko Sembiring dengan Bripka Karingga Ginting dan Bripka Mario di penegak hukum, Roy menerangkan nantinya hasil perdamaian ini akan diserahkan kepada pihak kepolisian, jaksa dan pengadilan.

"Sehingga nantinya hasil pertemuan ini bisa menjadi acuan penyidik (polisi), jaksa, dan majelis hakim untuk mencabut perkara kasus keributan tersebut," tukasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved