Bus BTS Medan Masih Tahap Pengadaan, Kemenhub Tetap Kejar Peluncuran September
Kementerian Perhubungan tetap berupaya untuk memenuhi jadwal peluncuran transportasi massal dengan skema buy the service (BTS) pada September.
TRIBUN-MEDAN.com - Kementerian Perhubungan tetap berupaya untuk memenuhi jadwal peluncuran transportasi massal dengan skema buy the service (BTS) pada September.
Dengan program BTS, Kemenhub membeli jasa bus dari pihak swasta yang menjadi operator bus.
Artinya, pemerintah memberikan subsidi agar operator dapat menjalankan fungsinya sebagai transportasi umum secara optimal.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, jika tidak ada halangan, maka peluncuran tidak akan ditunda lagi. Awalnya, bus BTS diluncurkan April lalu, namun batal.
"Ya, rencananya bulan September. Semoga bisa September ya! Karena sudah direncanakan begitu," katanya, Jumat (28/8/2020).
Saat ditanyakan apa kendala peluncuran bus BTS di Medan sehingga peluncurannya molor, Budi enggan berkomentar.
"Bisa ditanyakan soal itu ke operatornya yang menangani. Kalau tidak salah, menyangkut pendanaan dari pihak operatornya dan terkiat kerjasama. Tapi sudah selesai. Sudah oke, enggak ada masalah," ucapnya.
Budi mengatakan, moda transportasi yang memiliki delapan koridor ini tengah memasuki proses pengadaan.
"Busnya sedang diproses. Kan butuh waktu," pungkasnya.
Awalnya, peluncuran bus BTS pada bulan September akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Namun, Budi Setiyadi tidak dapat menggaransi.
"Dibuka atau tidak oleh Presiden, kita belum tahu. Saya sedang menyiapkan dulu," katanya.
Pada skema buy the service, operator bus akan mendapatkan subsidi dari pemerintah untuk membantu biaya operasional sehingga diharapkan pelayanan bus dapat tepat waktu dan ongkosnya lebih terjangkau masyarakat.
Harapannya, masyarakat dapat menjadikan transporatasi umum sebagai pilihan utama.Gelombang pertama bus buy the service diterapkan di Surakarta, Palembang, Medan, Denpasar, dan Yogyakarta.
Bebas Lampu Merah
Kepala Dinas Perhubungan Medan Iswar Lubis beberapa waktu lalu menjelaskan Pemko Medan bertugas untuk menyiapkan lima koridor untuk moda transportasi ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/peluncuran-bus-buy-the-service-oleh-pemerintah-kota-medan.jpg)