Terkait Demo Warga Tuntut Perbaikan Jalan Pancing Medan, Ini Tanggapan Kadis PU
Perbaikan jalan sudah dijadikan sebagai skala prioritas. Namun dikarenakan pandemi Covid-19 melanda kota Medan, anggaran di dinas dipangkas.
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Menanggapi aksi protes perbaikan jalan di sepanjang jalan Pancing 1, yang digelar ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Medan Utara Berdaulat (AMMUB) beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Zulfansyah Ali mengatakan, perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah dijadikan sebagai skala prioritas.
Namun dikarenakan pandemi Covid-19 melanda kota Medan, anggaran di dinas PU terpaksa dipangkas untuk penanganan Covid-19.
"Jalan Pancing 1 Kecamatan Medan Labuhan sudah masuk dalam prioritas anggaran TA 2021. Sebenarnya kegiatan ini sudah harus dikerjakan tahun ini, tapi terkena pemangkasan anggaran akibat wabah Covid-19, anggaran jadi tertunda," katanya kepada Tri bun-Medan, Minggu (30/8/2020).
Selain itu kata Zulfansyah, permasalahan yang dihadapi warga juga menyangkut kendaraan berat yang kerap lewat dari sana, sehingga jalan lebih mudah rusak.
Dalam demonstrasi beberapa waktu lalu warga juga menuntut, agar dipasang portal untuk melarang truk besar melintas di jalan Pancing 1 tersebut.
• TANGGAPAN Kadis PUPR Pemko Medan terkait Jalan Rusak di Depan Unimed Mengancam Pengendara
"Mengenai jalan yang berlubang rencananya akan kita lakukan patching dengan aspal hotmix, tapi masyarakat sepertinya keberatan karena yang melintasi adalah kenderaan berat seperti truk dan interculer, jadi sebentar saja rusak lagi kata mereka, jadi mereka berinisiatif untuk demo agar juga membatasi kenderaan berat yang melintas," ucapnya.
Saat ditanyakan solusi dari Dinas PU terkait persoalan tersebut, Zulfansyah mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk berdiskusi dengan masyarakat agar menempel jalan yang berlubang untuk sementara.
Sebab dalam demostrasi tersebut warga telah berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp. 3.322.000 untuk dana pembangunan portal.
Sehingga diharapkan dapat membatasi truk berat yang ingin melintasi jalan tersebut.
"Solusinya menurut saya, mereka kita bujuk untuk mau menerima pekerjaan patching dari dinas PU, untuk menempel jalan yang berlubang, dan mereka juga harus sabar sampai tahun depan untuk dibangun jalan secara permanen," pungkasnya.
• Reses Anggota DPRD Medan, Warga Keluhkan Jalan Rusak yang Bertahun-tahun Tak Diperbaiki
Sebelumnya, ratusan warga melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Lurah Besar, Jalan Pancing 1, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (27/8/2020).
Dalam aksi tersebut warga menuntut tiga hal yakni perbaikan Jalan Pancing 1, penertiban pergudangan di sepanjang jalan tersebut serta meminta agar dibangun portal agar dapat membatasi truk yang melebihi tonase.
Pimpinan aksi, Salman mengatakan warga telah sejak lama mengeluhkan kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut, dikatakannya sudah banyak warga yang terkena imbas karena buruknya jalan tersebut.
"Selama ini warga sudah sangat resah akibat Jalan yang rusak parah dan sudah bertahun tahun lamanya tanpa perhatian dari Camat maupun Walikota. Padahal kerusakan Jalan yang banyak mengambil korban manusia tersebut sudah berulang kali dilaporkan, tapi tidak ada tanggapan dan hanya janji janji saja yang diterima warga," ucapnya.
Ia pun meminta kepada Pemko Medan untuk mempriotitaskan perbaikan jalan tersebut agar tidak memakan korban lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/zulfansyah-12.jpg)