Seorang Bacalon Wabup Asahan Positif Covid-19, Dinkes Gencarkan Swab Massal

Jumlah kasus positif Covid-19 di sejumlah daera Sumut masih mengalami peningkatan. Bahkan, di Deliserdang ada seorang pejabat meninggal dunia

Editor: Array A Argus
T R IBUN-MEDAN.com/Indra Gunawan
Warga Lubukpakam menjalani pemeriksaan swab pada kegiatan swab massal Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,Senin, (24/8/2020) 

T R I B U N-M E D A N.com,PAKAM-Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang melakukan tes usap (swab) massal di kantor Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) pada Senin (31/8/2020).

Ini dilakukan guna mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 di kalangan pegawai dan pejabat Dinas Ketapang.

Menurut informasi, pada Minggu (30/8/2020) kemarin seorang pejabat di Dinas Ketapang berinisial BHS meninggal dunia.

Dari hasil penelurusan Dinkes Deliserdang, BHS yang merupakan Kabid Ketersediaan di Dinas Ketapang merupakan warga Medan.

Tim Kukerta Bersama Satgas Covid-19 Sumut Distribusikan APD di UPTD Puskesmas Tanjung Marulak

Beberapa waktu lalu, BHS sempat punya kontak erat dengan Kadis Ketapang, Rudi Akmal Tambunan yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

Dari keterangan sejumlah rekan-rekan korban, BHS selama ini mempunyai penyakit bawaan seperti diabetes dan penyakit jantung.

"Kemarin almarhum permisi tidak masuk kerja karena sakit amandel.

Saya sampaikan ke beliau, bahwa jika sudah sembuh, silakan dibawa surat sakitnya agar TPP (tambahan penghasilan pegawai) tidak dipotong," kata Sekretaris Dinas Ketapang Deliserdang Claudia Evinta Siregar, Senin (31/8/2020).

Ia mengatakan, soal kabar mengenai Covid-19, Claudia sendiri belum pernah memegang surat keterangan swab tanda negative dari almarhum.

Semasa BHS masih ada, kata Claudia, almarhum mengaku sempat melakukan swab di dekat rumahnya.

Beredar di Medsos Belasungkawa 100 Dokter Gugur Akibat Covid-19, Ini Tanggapan Dokter di Medan

"Kalau kami tanya sama keluarganya, mereka mengatakan almarhum sudah diswab di Lubukpakam dan hasilnya negatif.

Karena alasan itu, saya sampaikan juga ke semua anggota untuk tidak menimbulkan opini, sehingga memunculkan ketakutan," kata Claudia.

Kendati demikian, sambungnya, berdasarkan penuturan pihak keluarga, sebelum BHS meninggal dunia, yang bersangkutan sempat mengalami sesak nafas.

Tak lama kemudian, korban pun meninggal di kediamannya.

"Kalau pak Kadis sekarang sudah sehat, tapi masih karantina di rumah," kata Claudia.

Sembuh dari Covid-19, PHDI Medan Pakaikan Udeng dan Ponade ke Akhyar Nasution

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved