Ayah Tiri di Deliserdang Tega Cabuli Anaknya hingga 10 Kali, Sempat Ancam Sang Anak

Suardi tega mencabuli 10 kali anak tirinya, Bunga (nama samaran), padahal masih berusia 13 tahun.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/INDRA
PELAKU pencabulan terhadap anak tiri Suardi menjawabi pertanyaan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait di Mapolresta Deliserdang, Rabu (2/9/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Satreskrim Polresta Deliserdang menangkap pelaku pencabulan terhadap seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Tersangkanya adalah Suardi (35) yang merupakan ayah tiri korban dan merupakan warga Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.

Dirinya tega mencabuli 10 kali anak tirinya, Bunga (nama samaran), padahal masih berusia 13 tahun.

Saat diwawancarai www.tri bun-medan.com Suardi dengan lancar menjelaskan bagaimana perbuatan tidak terpuji itu dilakukannya.

Disebut sudah dari tahun 2019 perbuatan itu ia lakukan. Selain dilakukan di dalam rumah juga dilakukan di dalam kebun kelapa sawit dan kebun-kebun ubi.

Nasib Pilu Bocah SD yang Dicabuli Berkali-kali oleh Tetangganya Sendiri, Keluarga Takut karena Dukun

"Saya mengajaknya kalau istri sedang kerja. Nanti saya kasih uang Rp 20 ribu karena dia sering juga minta uang sama saya, katanya untuk main warnet. Kalau istri enggak ada curiga. Dia (korban) kemarin itu sempat cerita sama tetangga baru kemudian tetangga ceritakan sama istri," ujar Suardi, Rabu (2/9/2020).

Suardi menyebut kesehariannya bekerja sebagai pengurus peternakan ayam potong di Desa Undian Kecamatan STM Hilir.

Diakui selama tujuh tahun berumah tangga dengan istri keduanya ini tidak ada  masalah hubungan seksual dengan istrinya.

Dalam satu minggu dirinya menyebut bisa sampai tiga kali berhubungan badan dengan sang istri.

"Kadang kalau saya minta sama istri enggak dikasih karena katanya capek. Ya memang nyesal karena biar bagaimana pun dia anak saya juga sebenarnya. Dia anak ke tiga dari istri saya. Saya sudah dua kali menikah, dulu saya enggak kerja-kerja makanya cerai. Kalau anak kandung saya dari istri kedua ini ada satu orang," kata Suardi.

Tidak dibantahnya kalau selama ini dirinya juga sempat mengancam anak tirinya itu.

Setiap Mencabuli Korban Murid SD, Dukun S Memberinya Uang Rp 15.000 dan Juga Direkam Sendiri

Dijelaskan ancaman yang dilayangkannya bukan ancaman untuk membunuh korban apabila mengadu.

"Saya bilang sama anak saya itu. Jangan cerita sama siapa-siapa ya karena kalau orang-orang pada tahu nanti ayah yang dibunuh orang-orang. Saya ditangkap polisi saat masih kerja di kandang ayam. Saya enggak tahu kalau anak saya ini rupanya ada cerita sama tetangga," kata Suardi.

Saat diwawancarai bagian kaki ibu jari Suardi tampak diikat pakai karet gelang.

Saat ditanyai, Suardi mengaku kalau dirinya kini mengalami anyang-anyangan (buang air kecil tidak lancar).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved