2.500 Mahasiswa Unimed akan Mendapat Dana Rp 2,4 Juta, Pendaftar Harap-harap Cemas
Universitas Negeri Unimed segera mengumumkan 2.500 mahasiswa penerima bantuan uang kuliah untuk satu semester dari Kementerian Pendidikan.
TRIBUN-MEDAN.com - Universitas Negeri Unimed segera mengumumkan 2.500 mahasiswa penerima bantuan uang kuliah untuk satu semester dari Kementerian Pendidikan. Ribuan mahasiswa Unimed yang mengajukan bantuan harap-harap cemas.
Diantaranya ada Tio, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni. Tio mengikuti bantuan ini untuk membantu perekonomian keluarganya.
"Tio ikut ini karena ingin bantu ibu, apalagi kondisi keuangan saat ini tidak baik dan ayah baru saja meninggal, jadi berharap bisa jadi salah satu penerima juga," ungkap Tio, Kamis (10/9/2020).
Dalam melengkapi berkas, Tio juga sempat punya cerita menarik disaat dia berada di kampung dan berkasnya berada di kos.
"Waktu itu kan tidak tahu ada bantuan. Eh rupanya waktu mendaftar, bukti pembayaran SPP (uang kuliah) tertinggal di kos. Untung saja teman kos masih di Medan. Dia pegang kunci kamar, dan saya langsung minta fotokan," ujarnya.
Tio mengaku gugup. Ia berharap dapat bantuan tersebut agar dapat meringankan beban ibunya yang kini harus mencari nafkah seorang diri.
"Berharap dapat lah! Inikan bisa meringankan beban mamak di kampung, apalagi satu semester bisa bebas kuliah. Ini belum diumumkan, Deg-degan pasti, minta doa mamak biar lulus," kata Tio.
Senada dengan Tio, Fadhil Ginting, mahasiswa FIB USU juga harap-harap cemas menunggu pengumuman bantuan UKT tersebut. Ia menuturkan selama menunggu pengumuman itu, ia terus berdoa agar bisa menjadi satu diantara penerima bantuan tersebut.
"Belum ada pengumuman dari kampus. Dengar-dengar sudah ada namanya. Cuma belum tahu siapa saja. Berharap nama saya keluarlah. Saya berdoa terus tapi gugup juga. Apalagi baru pertama kali ikut gini. Bismillah aja. Rezeki tidak kemana," pungkas Fadhil.
Pendaftar Hampir 7.000 Mahasiswa
Kepala Humas Unimed Muhammad Surip mengungkapkan bahwa data penerima bantuan UKT telah dianalisis dan sudah ditetapkan sebanyak 2.500 penerima bantuan.
"Mahasiswa yang mengajukan bantuan UKT ada 6.993 dan yang akan menerima bantuan UKT (uang kuliah terbuka) dari pemerintah ada 2.500 orang," ungkap Surip, Kamis (10/9/2020).
Mahasiswa penerima bantuan UKT/SPP ini nantinya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,4 juta untuk biaya kuliah selama satu semester untuk semester genap tahun akademik 2020/2021.
Surip mengatakan, penerima bantuan ini terseleksi dari ribuan mahasiswa lainnya dengan melihat keadaan ekonomi yang menjadi prioritas bantuan.
"Untuk bantuan ini ditetapkan mahasiswa yang menerima bantuan UKT, kouta yang diberikan pemerintah hanya 2.500, makanya Unimed menseleksi dari sejumlah yang mendaftar dengan melihat ekonomi orang tuanya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/universitas-negeri-medan-unimed-perpanjang-lockdown.jpg)