Ujian SKB CPNS 2019 Pemkab Asahan Digelar, Panitia Terapkan Protokol Kesehatan ke Seluruh Peserta

Pada pelaksanaan ujian SKB CPNS kali ini seluruh peserta wajib menggunakan masker, selalu menjaga jarak bahkan dianjurkan untuk memakai face shield.

TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM
PANITIA memeriksa tubuh salah seorang peserta SKB CPNS 2019 di kompleks Dinas Pendidikan Asahan, Senin (14/9/2020). Pelaksanaan ujian SKB CPNS kali ini menerapkan protokol kesehatan. 

TRI BUN-MEDAN.com, KISARAN - Ujian Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 Pemkab Asahan yang pelaksanaannya sempat tertunda akibat pandemi covid-19, akhirnya bisa digelar pada Senin (14/9/2020).

Ujian tersebut berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Asahan, Jalan Pendidikan, Kisaran.

Panitia dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional VI Medan, Ujang Iskandar menyebutkan dalam pelaksanaan ujian SKB CPNS kali ini seluruh peserta wajib menggunakan masker, selalu menjaga jarak bahkan dianjurkan untuk memakai face shield dan sarung tangan.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo yang meminta panitia untuk menerapkan protokol kesehatan.

UJIAN CPNS 2019 Digelar, Tak Perlu Surat Bebas Covid-19, Wajib Pakai Face Shield dan Sarung Tangan

"Ini merupakan kelanjutan ujian SKD (Seleksi Kemampuan Dasar) CPNS bulan dua lalu. Karena di masa pandemi covid-19, seperti yang disampaikan gugus tugas, peserta harus pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan dianjurkan pakai face shield dan sarung tangan. Itu sesuai amanat pimpinan kami, BKN Pusat yang disosialisasikan untuk panitia di kabupaten/kota," jelas Ujang, Senin (14/9/2020).

Ia pun menambahkan, para peserta yang mengikuti ujian SKB CPNS 2019 ini tidak perlu sampai mengurus surat bebas covid-19, hanya saja ketika tiba di lokasi ujian akan dilakukan pengukuran suhu tubuh.

Bila terdapat calon peserta yang suhu tubuhnya melebihi 37,3 derajat celsius, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan tim kesehatan, termasuk menyediakan lokasi ujian tersendiri bagi peserta tersebut.

Menurut Ujang, hal itu sudah mereka sosialisasikan kepada panitia lokal, yaitu BKD Asahan selaku penyedia fasilitas tempat ujian SKD CPNS 2019.

Tes CPNS Kabupaten Karo Kembali Dilanjutkan, Digelar di 12 Lokasi

Sebab, selain Kabupaten Asahan, ada tiga Pemkab lainnya yang melaksanakan ujian SKB CPNS 2019 di SKB Disdik Asahan pada 15-17 September 2020, yakni Kabupaten Batubata, Labuhanbatu dan Labuhan Batu Selatan (Labusel).

"Kalau sesuai dengan itu (surat edaran) tidak harus pakai surat kesehatan. Kami hanya menyesuaikan dengan surat edaran, salah satunya pakai masker, jaga jarak, suhu tidak lebih dari 37.3 derajat celsius," tegasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Asahan, Nazaruddin Siagian mengatakan, dampak dari pandemi covid-19, sebagian peserta SKB CPNS 2019 Pemkab Asahan ada yang memilih mengikuti ujian di Kantor Regional VI BKN Medan pada 19-20 September 2020 nanti.

"Untuk di sini 168 orang, ada nanti tanggal 19 dan 20 (September) di Kanreg Medan ada 111 orang. Itu berdasakan SE Menpan, dipersilakan bagi peserta untuk memilih tempat ujian terdekat dari lokasi asalnya. Itu akibat pandemi covid-19 dan pesertanya berasal dari luar Asahan," sebut Nazaruddin.

Pantauan Tri bun Medan, melalui papan pengumuman, bahwa para peserta sudah harus hadir di kompleks Disdik Asahan, dua jam sebelum jadwal ujian berlangsung.

Tahun 2021 Pemerintah Akan Kembali Buka Seleksi CPNS, Catat Tanggal dan Syaratnya

Selanjutnya para peserta yang hendak masuk ke lokasi registrasi terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya dan mencuci tangan serta diwajibkan menggunakan masker, sarung tangan, face shield. Lalu dipersilakan untuk menunggu di ruang tunggu, sebelum akhirnya masuk ke ruangan ujian.

Sesuai protokol kesehatan, maka panitia menetapkan setiap sesi ujian SKB CPNS 2019, maksimal hanya bisa diikuti sebanyak 70 orang peserta.

Diketahui pada penerimaan CPNS kali ini, Pemkab Asahan menawarkan 120 formasi lowongan, terdiri dari 119 formasi tenaga teknis dan satu formasi untuk tenaga kesehatan, yaitu dokter spesialis kulit dan kelamin.(ind/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved