PIPA PDAM PECAH, Seminggu Aliran Air Jalan Karantina II Terputus,Begini Reaksi PDAM Tirtanadi Tuasan

Jadi ini mungkin pipa yang terjebak angin, jadi akan kita potong pipa distribusi untuk buang angin itu

Editor: Salomo Tarigan
PIPA PDAM PECAH, Seminggu Aliran Air Jalan Karantina II Terputus,Begini Reaksi PDAM Tirtanadi Tuasan - pipa-pdam-bocor_20171021_162501.jpg
Dok/ilustrasi/T r ibun Medan
Pipa PDAM Bocor .
PIPA PDAM PECAH, Seminggu Aliran Air Jalan Karantina II Terputus,Begini Reaksi PDAM Tirtanadi Tuasan - warga-jalan-karantina-ii-persediaan-air-di-ember-yang-kian-menipis-sabtu-1992020.jpg
T R IBUN-MEDAN.com/Kartika Sari
Warga Jalan Karantina II pemperlihatkan persediaan air yang ditamung di ember kian menipis, Sabtu (19/9/2020).

T R IBUN-MEDAN.com - Putusnya aliran air selama seminggu di Jalan Karantina II, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur meresahkan warga lantaran menghambat aktivitas.

Saat dikonfirmasi ke pihak terkait, dalam hal ini PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan langsung turun ke lapangan untuk mengecek permasalahan yang sudah terjadi selama seminggu ini.

Berdasarkan informasi dari Tim Jaringan PDAM Cabang Tuasan, Romi Syahputra mengungkapkan bahwa putusnya aliran air untuk beberapa warga di jalan tersebut akibat dampak dari pecahnya pipa PDAM dalam proyek penggalian dari PT. NK beberapa hari lalu.

Warga Jalan Karantina II pemperlihatkan persediaan air yang ditamung di ember kian menipis, Sabtu (19/9/2020).
Warga Jalan Karantina II pemperlihatkan persediaan air yang ditamung di ember kian menipis, Sabtu (19/9/2020). (T R IBUN-MEDAN.com/Kartika Sari)

"Kebetulan ada gangguan dari proyek limbah yang mengakibatkan pipa kita mengalami kebocoran yang akhirnya melimpah. Jadi itu sudah kita perbaiki. Jadi ini mungkin pipa yang terjebak angin, jadi akan kita potong pipa distribusi untuk buang angin itu," ungkap Romi kepada T r ibun-Medan.com, Sabtu (19/9/2020).

Amatan T r ibun-Medan.com, pihak PDAM Tirtanadi memeriksa beberapa meteran air beberapa warga.

Menurut keterangan Romi, ada beberapa rumah warga yang airnya tetap mengalir, lantaran memasang mesin pompa air.

"Tadi kita udah cek beberapa rumah dan ada yang hidup karena pakai mesin pompa air. Jadi karena tarikannya itu kencang jadi warga yang tidak punya pompa air ini jadi gak sanggup narik airnya," ujarnya.

Tambahnya, Romi dan tim akan segera mengecek pipa distribusi untuk dapat mengetahui dan langsung mengambil tindakan.

"Kita cek nanti pipa distribusi di sekitar daerah yang putus air, akan kita potong. Mungkin air ini terjebak dan bocor. Semoga nanti dapat berjalan maksimal. Paling tidak warga mungkin bisa pertimbangkan untuk penggunaan Sanyo, karena memang agak berat dengan kondisi yang sekarang ini. Tapi ini akan kita upayakan sebaik mungkin," pungkas Romi.

(cr13/t r ibun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved