Japorman Saragih dan Anaknya Meryl Saragih Positif Terpapar Covid-19

Saat ini, Japorman sudah dikarantina di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta. "Saat ini masih dalam perawatan di RSPAD Jakarta," ucapnya.

Penulis: Satia |
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution (kiri) menyerahkan berkas pendaftaran anggota kepada Ketua PDIP Sumut, Japorman Saragih di kantor Kantor DPD PDI Perjuangan Sumut, Medan, Kamis (12/3/2020). Kedatangan Bobby tersebut untuk mendaftar menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai syarat untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Medan pada Pilkada tahun 2020. 

"Gak benar itu. Dari mana pula belasan orang, siapa yang bilang? Setau kami hanya Bu Meryl dan Dimas Tri Adji (Ketua Komisi E)," jelasnya.

Lalu, ia mengimbau kepada seluruh anggotanya, ASN dan tenaga pendukung di lingkungan DPRD Sumut agar bisa mengikuti pemeriksaan Rapid SWAB, guna memutus rantai penyebaran virus.

Akan tetapi, ia tidak bisa dengan tegas memaksa seluruh anggota dewan untuk mengikuti pemeriksaan tersebut.

"Kita tidak bisa memaksa orang untuk SWAB, bagi yang mau. Tapi kita harus mengetahui kondisi kesehatan kita, maka saya imbau ikut tes SWAB," katanya.

Anggota DPRD Sumut, Dimas Tri Adji membenarkan kabar dirinya terkonfirmasi positif Covid-19. Akan tetapi, ia mengaku, tertular bukan dari mengikuti Raker di Balige.

"Saya positif, tapi saya tidak ikut dalam Raker tersebut," ucapnya. Saat ini, dirinya juga sudah melakukan pemeriksaan Rapid SWAB dan isolasi, untuk mencegah penularan virus kepada orang lain.

Sebelumnya, Baskami Ginting mengatakan, kegiatan Raker keluar kota dengan anggaran besar ini biasa dilakukan di seluruh daerah, bukan hanya di Sumatera Utara.

 

Anggota DPRD Sumut, Meryl Saragih saat ditemui pada Senin (1/6/2020).
Anggota DPRD Sumut, Meryl Saragih saat ditemui pada Senin (1/6/2020). (Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi)

Bahkan, DPRD Tingkat II, yaitu Kabupaten/Kota saja sering menggelar kegiatan dengan menggunakan anggaran besar.

"Bukan hanya Provinsi, yang di daerah juga begitu, mengadakan rapat sampai di luar kota," kata dia, di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol.

Menurutnya, setiap tahun DPRD Provinsi bahkan Kabupaten/Kota melakukan kegiatan rapat di luar.

Rapat dengan jarak jauh ini, dikatakannya agar para Dewan fokus untuk bekerja dan membahas tentang permasalahan Pemerintah.

"Setiap tahun kita mengadakan raker keluar kota. Supaya anggota dewan fokus untuk mengerjakan tugasnya," ungkapnya.

 

Dalam masa Pandemi Covid-19 ini, pemerintah menganjurkan segala belah pihak untuk menerapkan protokol kesehatan, yaitu dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Baskami mengatakan, bahwa kesiapan raker sudah dipersiapkan untuk menerapkan anjuran protokol.

"Kita sudah menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved