Soal Calon Dirut PDAM Tirtanadi, Gubernur Sumut Sebut Harus Mengetahui Masalah Air Minum
Tidak akan mungkin, calon pemimpin perusahaan air minum belum mengetahui apa saja yang terjadi kepada masyarakat dulu hingga sekarang.
Penulis: Satia | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan, tahapan seleksi calon Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi menyisakan 10 peserta lagi, Kamis (10/10/2020).
Menurutnya, 10 peserta calon Dirut PDAM Tirtanadi ini masih akan mengikuti seleksi inteligensia dan soal ekonomi atau bisnis. Untuk seleksi tahap kedua, para peserta akan mendapatkan soal langsung dari pemerintah pusat.
"Belum selesai. Saat ini masih 10 orang. Tahap selanjutnya, kita ambil nanti berurusan dengan inteligensia, menyangkut psikologi. Yang kedua ekonomi karena ini berbau ekonomi. Saya akan ambil juga dari pusat," kata dia.
Mantan Pangkostrad ini mengatakan, seleksi ini dilakukan agar dapat mendapatkan sosok pemimpin PDAM Tirtanadi yang dapat menghasilkan keuntungan dalam berbisnis. Kemudian, ia juga berharap, Dirut PDAM Tirtanadi selanjutnya dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mengenai persoalan pasokan air bersih.
• Jalan Medan - Berastagi Macet, Truk Mogok di Tikungan Rawan PDAM Tirtanadi Sibolangit
"Supaya nanti benar-benar kita mendapatkan orang yang kualified di bidangnya. Kenapa? air ini kebutuhan pokok rakyat, disamping bisnis, rakyat merdeka 75 tahun sudah harus menikmati air bersih kita," ucapnya.
Sebelumnya, Gubernur Edy Rahmayadi telah melakukan pencopotan terhadap Trisno Sumantri yang merupakan mantan Dirut PDAM. Pencopotan ini dilakukannya, karena yang bersangkutan tidak dapat menghasilkan atau berbuat banyak terhadap PDAM Tirtanadi.
Selain itu, sosok Dirut PDAM Tirtanadi baru ini mampu mengendalikan dari untuk kepentingan pribadi. Lalu, sosok Dirut PDAM Tirtanadi dapat benar-benar tahu kebutuhan rakyat sampai ke level paling kecil.
Tidak akan mungkin, calon pemimpin perusahaan air minum belum mengetahui apa saja yang terjadi kepada masyarakat dulu hingga sekarang.
• Pemprov Sumut Buka Seleksi Dirut PDAM Tirtanadi, Wagub Sumut Ingatkan Peserta Jangan Main Curang
"Dia harus bisa memenuhi kebutuhan ini," tegas Edy.
Hingga sampai dengan saat ini, dirinya belum mengetahui siapa-siapa saja yang mengikuti seleksi calon Dirut PDAM Tirtanadi tersebut.
Dikatakannya, para calon harus benar-benar dapat mengerti dan bisa menyelesaikan permasalah di perusahaan daerah tersebut.
"Masih 10 orang, masih 10 orang, saya pun 10 orang tak tahu itu yang mana. Nanti tim seleksilah yang menentukan," pungkas Edy lagi.
• PIPA PDAM PECAH, Seminggu Aliran Air Jalan Karantina II Terputus,Begini Reaksi PDAM Tirtanadi Tuasan
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Calon Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sumatra Utara, Sabrina, enggan membeberkan hasil atas seluruh tahapan seleksi yang telah berakhir 22 September 2020.
Sesuai jadwal seleksi, laporan hasil seleksi itu diserahkan kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, pada 25 September 2020 untuk dipilih sekaligus ditetapkan satu nama menjadi Dirut Tirtanadi.
Dari tahapan seleksi, ada 10 peserta yang tersisa dan bersaing menduduki kursi dirut itu.(wen/tri bun-medan.com)