Ini Makanan untuk Melawan Alergi dan Biduran yang Ampuh dan Aman Dikonsumsi

Saat histamin keluar, pembuluh darah kapiler ikut mengeluarkan cairan. Penumpukan cairan di kulit ini menyebabkan ruam atau bentol-bentol.

Editor: Ayu Prasandi
hello sehat
BERITA KESEHATAN: Tips Mengobati Alergi, Pilih 4 Bahan Alami dari Lemon, Asam Cuka, Kunyit & Bawang 

1. Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu keajaiban alam yang luar biasa. Selain menjadi antihistamin alami, vitamin yang larut dalam air ini memiliki banyak fungsi lain dalam tubuh.

Dari menjadi antioksidan yang kuat melawan radikal bebas hingga perannya dalam sintesis kolagen, inilah vitamin yang benar-benar tidak dapat kita hidup tanpanya.

Makanan yang kaya akan vitamin C harus dimakan sesegera mungkin ketika segar, karena mereka kehilangan kekuatan setelah terpapar udara, atau diproses, direbus, atau disimpan untuk jangka waktu yang lama.

Sumber makanan vitamin C yang baik adalah jambu biji, blackcurrant, paprika merah, kale, peterseli, paprika hijau manis, brokoli, kecambah brussel, sawi hijau, mangga, selada air, kembang kol, kubis merah, stroberi, pepaya, paprika hijau dan putih.

Peringati Hari Batik, BNI Syariah Bagikan 7 Ribu Masker Batik dan Hand Sanitizer

Bayam, buah jeruk, elderberry, hati sapi, lobak, persik, asparagus, blewah, cabai rawit, bawang hijau, kacang lima baru, kacang polong bermata hitam, kacang polong hijau, lobak, raspberry, labu musim panas kuning, ubi jalar, loganberry.

Tomat, kentang, selada, pisang, kiwi, melon, jus nanas, jus cranberry, jus sayuran, jus tomat, rutabaga, dan kohlrabi.

Banyak sekali pilihan untuk membuat Anda tetap mengonsumsi C, melansir dari gaiam!

2. Flavonoid

Flavonoid, seperti quercetin, adalah sekelompok pigmen tumbuhan yang sebagian besar bertanggung jawab atas warna banyak buah, sayuran, dan bunga.

Nagita Kepergok Bawa Hand Sanitizer Harga Segini, Netizen : Akhirnya Mama Gigi Aku Mengalahkanmu

Quercetin adalah antihistamin alami yang membantu menstabilkan sel mast untuk mencegah pembuatan dan pelepasan histamin, serta senyawa alergi dan inflamasi lainnya.

Sumber quercetin yang baik adalah buah jeruk, bawang merah, bawang putih, apel, peterseli, teh, tomat, brokoli, selada, polong-polongan, beri, dan anggur.

3. Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 dianggap mengurangi reaksi alergi melalui sifat anti-inflamasinya.

Asam lemak omega-3 ditemukan dalam makanan seperti ikan air dingin (pikirkan salmon) dan kenari.

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved