Penanganan Covid

Lawan Corona, Jangan Takut, Ini Pesan Dokter Ramadhani Soeroso

Pemeriksaan sedini mungkin akan membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuh terkini sehingga dapat ditangani

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Salomo Tarigan
T R IBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Sumatera Utara membagikan masker kepada warga di Pasar Petisah, Medan, Rabu (19/8/2020). IDI bagikan jutaan masker dalam rangka mendukung program Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan mengedukasi masyarakat untuk disiplin menggunakan masker. 

T R IBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dr Moh Ramadhani Soeroso, Sp.P, K-Onk yang saat ini menangani pasien Covid-19 dalam kasus berat, mengajak masyarakat peka dengan gejala Covid-19.

Pemeriksaan sedini mungkin akan membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuh terkini sehingga dapat ditangani dengan cepat manakala terpapar Covid-19.

"Masyarakat tak perlu takut, tetap yakin bahwa Covid-19 pasti bisa disembuhkan. Yang paling utama adalah saat diri kita sudah mulai alami gejala Covid-19, segera melakukan pemeriksaan. Enggak usah takut," ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (4/10/2020).

Dr Moh Ramadhani Soeroso, Sp.P, K-Onk, dokter paru yang menjadi garda terdepan tangani pasien pasien Covid-19 dalam kasus berat di Sumut.
Dr Moh Ramadhani Soeroso, Sp.P, K-Onk, dokter paru yang menjadi garda terdepan tangani pasien pasien Covid-19 dalam kasus berat di Sumut. (T R IBUN MEDAN / ist)

Dia juga menyampaikan bahwa dirinya tetap menyatakan siap siaga dalam masa pandemi Covid-19, menghadapinya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Saya sebagai dokter paru dan sebagai Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP)Covid-19 Sumut harus siap dan berani menghadapi tantangan pandemi covid ini, tidak boleh takut tapi harus tetap waspada," sambungnya.

Bupati Asahan bersama dengan unsur TNI, POLRI, didampingi Ka. BPBD, Kasat Pol PP dan Kadis Kominfo turun ke jalan membagikan masker dan mengedukasi masyarakat yang melintas di Tugu Jalan Imam Bonjol Kisaran, Kamis(24/09/2020).
Bupati Asahan bersama dengan unsur TNI, POLRI, didampingi Ka. BPBD, Kasat Pol PP dan Kadis Kominfo turun ke jalan membagikan masker dan mengedukasi masyarakat yang melintas di Tugu Jalan Imam Bonjol Kisaran, Kamis(24/09/2020). (DOK Humas Pemkab Asahan)

Bentuk kewaspadaan di masa pandemi Covid-19, dia sebagai dokter tetap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), baik saat praktik dan mengunjungi pasien.

"Wajib pakai APD lengkap sesuai levelnya, pakai APD baik di praktek, dan saat visit pasien," lanjutnya.

Secara khusus bagi masyarakat dia tetap berharap agar protokol kesehatan yang telah disampaikan pemerintah menjadi prioritas dalam penanggulangan Covid-19.

"Tetaplah ikuti protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah. Itu menjadi upaya yang hingga saat ini harus dilakukan agar jumlah yang terpapar semakin menurun dan perlahan akan selesai pandemi ini," lanjutnya.

Pasalnya, pengalaman dia sebagai dokter paru memperlihatkan bahwa Covid-19 adalah hal nyata dialami masyarakat yang memiliki pengaruh besar di sejumlah lini kehidupan.

"Covid-19 bukanlah hasil rekayasa, ini benar-benar ada, maka tak bisa kita anggap remeh dengan kesehatan ini. Dengan demikian, kita sebagai masyarakat harus tetap waspada dan jangan terlalu panik juga, sebab kepanikan akan mampu menurunkan imunitas tubuh kita," pungkasnya.

Pasien Sembuh Naik 110 Orang

 - Pemerintah kembali memperbarui data kasus Covid-19 pada hari ini, Minggu (4/10/2020)

Hingga saat ini, jumlah kasus secara nasional masih bertambah sejak kasus pasien pertama terinfeksi virus corona diumumkan pada 2 Maret 2020.

Jumlah kasus positif dikonfirmasi berdasarkan pemeriksaan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved