Polisi Cari Saksi-saksi Selidiki Mayat Bayi Perempuan di Lapangan Merdeka Siantar
Polisi tengah mencari saksi untuk menelusuri ihwal bayi perempuan yang diletakkan di Lapangan Merdeka.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, SIANTAR - Personel kepolisian dari Sat Reskrim Polres Pematangsiantar masih melakukan penyelidikan atas temuan mayat bayi perempuan di Lapangan Merdeka, Minggu (11/10/2020) siang kemarin.
Kepada Tri bun Medan, Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto menyampaikan, polisi tengah mencari saksi untuk menelusuri ihwal bayi perempuan yang diletakkan di Lapangan Merdeka.
"Kita masih melakukan penyelidikan dan tengah mencari saksi-saksi. Bayi sudah dibawa ke RSUD ya," singkat Edi, Senin (12/10/2020).
Bayi tersebut ditemukan dengan kondisi tali pusar masih utuh dan hampir membiru. Tubuhnya terbungkus plastik warna hitam dan koran.
Mayat ditemukan pertama kali oleh Membang Aritonang (62), seorang petugas parkir yang tengah menikmati makan siangnya di bawah pepohonan rindang yang ada di Lapangan Merdeka, Kota Pematangsiantar.
"Aku habis makan siang, mau cuci tanganlah. Aku lihat ada plastik hitam di bawah bunga-bunga itu, ku koyaklah plastiknya. Terlihat ada kepala manusia, langsung teriak aku. Ada manusia, ada manusia mati," ujarnya menirukan rasa terkejutnya.
Baca juga: Ibu Muda Tega Jual Bayinya Rp 57 Juta demi Membeli Sepatu Baru, Sampai Bikin Polisi Geleng Kepala
Ratusan pengunjung Lapangan Merdeka langsung mendekati titik di mana mayat bayi perempuan tersebut ditemukan.
Selanjutnya, mayat bayi dievakuasi oleh pihak Reskrim dan Tim Inafis Polres Siantar bersama Personel Polsek Siantar Barat ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar.
"Kita tetap melakukan pengumpulan data guna melakukan penyelidikan bungkusan plastik yang berisi mayat bayi itu," ujar Aiptu Darwin Siregar selalu Kepala Unit (Kanit) Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Siantar.
"Tadi Tim Inafis sudah melalukan olah TKP. Selanjutnya penyidik melakukan penyidikan guna mengungkap siapa orang tua yang tega membuang bayi tersebut," tambah Darwin.(alj/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bayi-malang-siantar.jpg)