Breaking News:

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Warga Kota Medan Diimbau Berbelanja Online

“Karena aktivitas ini mengurangi kontak langsung dan menghindari bertemu banyak orang,” ujar Kepala Balitbang Kota Medan Purnama.

Dok. Humas Pemkot Medan
Purnama Dewi mewakili Pjs Wali Kota Medan Arief Sudarto Trinugroho saat menggelar FGD "Meningkatkan Minat Masyarakat Kota Medan untuk Belanja secara Online di Era Pandemi Covid-19", di Ruang Rapat III, Kantor Wali Kota Medan, Selasa (20/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Medan Purnama Dewi mengatakan, selain dapat mengurangi resiko penularan Virus Corona, belanja online merupakan salah satu cara memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Medan.

“Karena aktivitas ini mengurangi kontak langsung dan menghindari bertemu banyak orang,” ujar Purnama, seperti dalam keterangan tertulis yang Tribun Medan terima, Rabu (21/10/2020).

Hal itu ia katakan mewakili Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan Arief Sudarto Trinugroho saat menggelar Focus Group Discussion (FGD) "Meningkatkan Minat Masyarakat Kota Medan untuk Belanja secara Online di Era Pandemi Covid-19", di Ruang Rapat III, Kantor Wali Kota Medan, Selasa (20/10/2020).

Purnama menjelaskan, belanja online sendiri dapat meminimalisir bertransaksi dengan menggunakan uang kontan. Sebab, uang merupakan salah satu benda yang dapat menularkan berbagai virus dan bakteri karena tidak terjamin kebersihannya.

"Hal ini menjadi risiko jika kita membawa uang dari tempat perbelanjaan ke dalam rumah," paparnya.

Purnama melanjutkan, tantangan pada masa pandemi Covid-19 tidak hanya pada bidang kesehatan saja, namun juga dalam hal pemenuhan kebutuhan warga. 

"Pasalnya guna memenuhi kebutuhannya, masyarakat harus keluar rumah dan berbelanja di pusat perbelanjaan," terang Purnama. 

Hal ini tentu berpotensi menciptakan kerumunan. Oleh karena itu, masyarakat harus dapat menyesuaikan diri dengan berbelanja secara daring.

"Saya berharap kegiatan yang diselenggarakan melalui Balitbang ini, nantinya dapat menghasilkan solusi dan masukan bagi peningkatan minat masyarakat untuk berbelanja online," ucap Purnama.

Masih banyak masyarakat enggan belanja online

Halaman
1234
Penulis: Dwi Nur Hayati
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved