Cerita Kecil Deddy Corbuzier, Nilai Pelajaran Agama Ponten 5, Protes Nilai Ditentukan Hafalan Saja
Deddy Corbuzier menyampaikan alasan berpakaian serba gelap dan rambut Mickey Mouse saat masih menjadi mentalis.
TRIBUN-MEDAN.com - Deddy Corbuzier menyampaikan alasan berpakaian serba gelap dan rambut Mickey Mouse saat masih menjadi mentalis.
Alasan itu ia kemukakan di podcast Basuki Surodjo.
"Karena gue kemudaan, pada saat itu umur gue 20 tahun, gue sudah perform umur 18 tahun," ujar Deddy menjelaskan, dikutip Kamis (29/10/2020).
Sementara untuk menjadi mentalis, dia harus membuat orang yakin dan percaya pada kemampuannya.
"Terus permainan gue itu adalah mind reading, kalau hal-hal seperti itu, gue harus mendapatkan kayak feeling kepercayaan orang bahwa gue punya kemampuan seperti itu," katanya menjelaskan.
Dengan membuat dandanan seperti saat itu, Deddy merasa bisa meyakinkan penonton dia mampu melakukan permainannya.
"Kalau gue-nya terlalu muda tampangnya, believable dari penonton itu ilang, enggak ada," ucap pria kelahiran 1976 itu.
Pernah Dua Kali Tidak Naik Kelas
Pembawa acara dan mentalist Deddy Corbuzier blak-blakan mengakui dirinya pernah dua kali tak naik kelas, bahkan mendapat nilai lima untuk pelajaran Agama.
Saat itu, Deddy sempat melemparkan protes karena nilai agama yang didapatnya.
"Saya protes dong, 'dari mana Anda bisa menilai agama saya 5, masa agama dinilai dengan hafalan?'," kata Deddy dikutip dari YouTube Basuki Surodjo, Kamis (29/10/2020).
Deddy tak mengada-ada dengan ceritanya, menurut dia, agama tidak bisa dinilai dari hafalan seseorang, melain dari akhlak mereka.
"Kan agama itu dinilai dari akhlak bukan dari hafalan. Cuma aturannya begitu ya sudah," kata pemilik nama asli Deddy Cahyadi itu.
Tidak hanya mata pelajaran agamanya, Deddy mengakui beberapa pelajaran lain juga mendapat nilai buruk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/deddy_echa_20171105_104304.jpg)