Kapolsek Jatuh Sakit Cari Anak Hilang di Langkat, Sampai Sekarang Tidak Ada Titik Terang

Tiga bocah yang hilang misterius dari Dusun Pulka, Kecamatan Salapian tak kunjung ditemukan

Editor: Array A Argus
Tribun Medan
LAKUKAN PENCARIAN-Kapolsek Salapian Iptu Sutrison saat melakukan pencarian tiga anak hilang di Dusun Pulka, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat belum lama ini. Karena terus-terusan berada di lokasi, Sutrisno jatuh sakit.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com,BINJAI-Pencarian tiga bocah yang hilang misterius dari Dusun Pulka, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat sudah memasuki hari ke 18.

Namun, hasilnya tetap saja nihil.

Pihak terkait belum ada menemukan tanda-tanda dimana keberadaan ketiga bocah masing-masing Nizam Auvar Reza (7), Alfisah Zahra (7) dan Yogi Tri Herlambang (7).

Baca juga: Tiga Bocah Hilang Misterius di Langkat, Kapolres Terjun Langsung ke Lokasi

Kapolsek Salapian Iptu Sutrisno, yang dikonfirmasi mengaku jatuh sakit.

Sutrisno 'tumbang' karena berhari-hari melakukan pencarian di lokasi.

Dia mengatakan, saat ini dirinya izin ke pimpinan untuk beristirahat selama beberapa hari.

"Saya lagi drop ini. Lagi demam sekarang," kata Sutrisno, Rabu (4/11/2020).

Meski dirinya sakit, namun anggota Polsek Salapian tetap melakukan pencarian di lokasi.

Baca juga: Tiga Bocah Hilang di Langkat Belum Ditemukan, Warga Mengaitkan Kasus dengan Temuan Ikan Tanpa Mata

Katanya, memang sejauh ini belum ada petunjuk apapun terkait hilangnya ketiga bocah tersebut.

"Saya di TKP terus kemarin, jadi sekarang izin berobat. Mohon doanya agar saya lekas sembuh," kata Sutrisno.

Berkaitan dengan pencarian ketiga bocah ini, petugas gabungan dari TNI/Polri beserta relawan dan masyarakat sudah menyisir seluruh lokasi, tempat dimana ketiga bocah terakhir kali terlihat.

Namun, setelah berupaya melakukan pencarian di sekitar kebun sawit milik PT Langkat Nusantara Kepong (LNK), pencarian tak membuahkan hasil.

Baca juga: Bocah 4 Tahun Nyaris Tewas Pakai Kabel Tirai, Gegara Lihat Video Adegan Gantung Diri di Media Sosial

Sejak ketiga bocah dinyatakan hilang, berbagai upaya sudah dilakukan keluarga dan petugas gabungan.

Saat ini, upaya lain yang dilakukan adalah menyiagakan ekskavator di lokasi pencarian.

Ekskavator itu menggali gundukan tanah, yang sempat dicurigai sebagai tempat ketiga bocah tertimbun tanah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved