Fakta di Balik Uang Rp 5.000 Emisi 2001, Ada Tulisan Unik, Hanya Bisa Dibaca Pakai Kaca Pembesar

Kenapa dibilang unik? Sebab, untuk melihatnya saja harus menggunakan alat bantu lihat, seperti kaca pembesar.

Tayang:
ist
Bank Indonesia menerbitkan uang kertas Rp 5.000 emisi tahun 2001 pada 6 November 2001. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mungkin sebagian Anda tidak mengetahui fakta di balik uang kertas pecahan Rp 5.000?

Dari uang yang bergambar Pahlawan Nasional Imam Bonjol tersebut terdapat sebuah tulisan unik.

Kenapa dibilang unik? Sebab, untuk melihatnya saja harus menggunakan alat bantu lihat, seperti kaca pembesar.

Apa sih tulisannya? Simak artikel yang dilansir Tribunmedan.id dari Kompas.com berikut ini, ya!

Baca juga: Melihat Tanda Merah di Dada Wika Salim, Pedangdut Seksi yang Digosipkan Dinikahi Siri Hotman Paris

Baca juga: Terbongkarnya Pekerjaan Kotor Suami, Pamit Merantau Pulang Bawa Rp 4 M, Istri Langsung Minta Cerai

Baca juga: Kronologi Istri Pensiunan TNI Masukkan Duda ke Kamar, Suaminya Stroke, Apes Ketahuan Anak saat Main

Bank Indonesia menerbitkan uang kertas Rp 5.000 emisi tahun 2001 pada 6 November 2001.

Dilansir laman bi.go.id, penerbitan uang kertas Rp 5.000 ini tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/19/PBI/2001 tentang Pengeluaran dan Pengedaran Uang Rupiah Pecahan 5.000 (Lima Ribu) Tahun Emisi 2001.

Dalam peraturan tersebut disebutkan pengeluaran uang dalam rangka standarisasi ukuran dan meningkatkan unsur pengamanan pada uang pecahan 5.000 tahun emisi 1992 yang telah beredar selama sembilan tahun.

Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/19/PBI/2001 itu kemudian mengalami beberapa perubahan terkait dengan penyempurnaan desain.

Penyempurnaan desain kemudian diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/5/PBI/2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/19/PBI/2001 Tentang Pengeluaran Dan Pengedaran Uang Rupiah Pecahan 5.000 (Lima Ribu) Tahun Emisi 2001.

Penyempurnaan desain dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi elemen desain uang kertas sebagai legal tender di Indonesia.

Uang kertas dengan bagian muka bergambar pahlawan nasional Tuanku Imam Bondjol tersebut memiliki ukuran 143 mm x 65 mm.

Juga ada gambar pengrajin tenun di bagian belakang.

Melansir dari Buku Panduan Uang Rupiah, uang pecahan Rp 5.000 terbuat dari bahan serat kapas.

Secara lengkap uang Rp 5.000 emisi tahun 2001, bagian muka desain gambar terdiri dari :

1. Gambar saling isi berupa logo BI yang akan terlihat secara utuh saat diterawangkan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved