DATA TERBARU Dampak Covid-19 di Sumut, Jumlah Pengangguran Meningkat hingga 109 Ribu Orang

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik Sumut, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Agustus 2020 sebesar 6,91 persen atau sebanyak 508 ribu orang

TRIBUN MEDAN/SEPTRIMA
KABID Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Provsu Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut) Taulina Anggarani dalam paparan Berita Resmi Statistik yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube BPS Provinsi Sumatera Utara, Rabu (5/8/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Agustus 2020 sebesar 6,91 persen atau sebanyak 508 ribu orang.

Jumlah ini mengalami peningkatan 1,52 persen atau meningkat sebesar 109 ribu orang dibandingkan dengan Agustus 2019.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara Wahyu Ario Pratomo mengatakan peningkatan jumlah pengangguran di Sumut ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19.

Naiknya angka pengangguran ini menurutnya perlu menjadi perhatian pemerintah.

"Sektor pertanian yang merupakan sektor penyerap tenaga kerja besar juga tidak luput terkena dampak pandemi Covid-19. Menurunnya pertumbuhan sektor pertanian, menyebabkan pengurangan pekerja khususnya buruh tani," katanya kepada Tribun Medan, Minggu (08/11/2020).

Selain itu, sektor industri serta akomodasi, dan restoran juga sangat terdampak.

Menurutnya untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja, pemerintah perlu memperbanyak proyek-proyek yang padat tenaga kerja.

"Food estate yang baru dicanangkan Presiden di Humbang Hasundutan, harus lebih serius dikerjakan. Target wilayah food estate hingga 30.000 hektar harus diwujudkan demi peningkatan penciptaan lapangan kerja," katanya.

Selain itu UU Cipta Kerja yang baru saja ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo yang kini UU tersebut sudah telah diundangkan dengan UU Nomor 11 Tahun 2020 diharapkan bisa mendorong terciptanya lapangan pekerjaan di Indonesia.

"UU Ciptaker ini kan termasuk upaya pemerintah untuk meningkatkan investasi. Dengan masuknya investasi diharapkan mampu meningkatkan penciptaan lapangan kerja," katanya.

Sumut, kata dia, punya sejumlah potensi seperti pertanian dan perkebunan yang masih menarik.

"Apalagi hilirisasi industri perkebunan. Di samping itu energi listrik tenaga air juga. Karena Sumut punya banyak sungai deras yang potensi untuk PLTA mini hidro. Lalu pariwisata juga menarik," katanya.

Dikatakannya pekerja penuh juga menurun sebanyak 526 ribu orang dan bergeser menjadi pekerja paruh waktu dan setengah penganggur.

Sebagian lagi kehilangan pekerjaan, yang jumlahnya mencapai 109 ribu orang.

"Meningkatnya pengangguran di Sumut menyebabkan Tingkat Pengangguran Terbuka di Sumut meningkat dari 5,55% tahun 2019 menjadi 6,91% tahun 2020. Peningkatan pengangguran terbesar terjadi pada pertanian (67,5 ribu), Industri Pengolahan (41,2 ribu) dan Akomodasi, Makan dan Minum (27,6 ribu)," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved