PSMS Medan

Tunggu Kepastian Liga 2, Semua Pemain PSMS Diliburkan hingga Desember

Manajemen PSMS Medan tetap mengeluarkan gaji sebesar 40 persen kepada para pemain sesuai kontrak di mana 15 persen merupakan uang transport.

TRIBUN MEDAN/HO
SEKRETARIS Umum (Sekum) PSMS Medan, Julius Raja. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajemen PSMS Medan meliburkan para pemain mengingat tidak adanya kepastian kapan Liga 2 akan bergulir. "Menurut surat dari PSSI kemarin, liga akan bergulir para Februari tahun depan. Atas dasar itulah maka kita meliburkan pemain," kata Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Medan Julius Raja, Sabtu (7/11/2020).

Meskipun diliburkan, status pemain masih terikat karena masih dikontrak oleh manajemen PSMS Medan.

"Makanya kita minta payung hukum dari PSSI akan hal ini. Sehingga, klub berjuluk Ayam Kinantan punya kekuatan terhadap pemain," ujarnya.

Penggajian, kata Julius tetap 25 persen dan itu sudah diatur. Kemudian, pihaknya tengah meminta petunjuk dari PSSI tentang kontrak otomatis terhadap pemain.

Baca juga: Liga 2 Diundur Jadi Februari 2020, PSMS Medan Pagari Pemainnya Dengan Perpanjangan Kontrak

"Untuk bulan ini tetap, pemain menerima gaji 40 persen karena di bulan ini mereka sudah latihan," katanya.

Artinya, saat ini pemain diliburkan menunggu kepastian dari PSSI dan izin dari Polri.

Dikatakannya, manajemen PSMS Medan tetap mengeluarkan gaji sebesar 40 persen kepada para pemain sesuai kontrak di mana 15 persen merupakan uang transport.

"Dan itu cuma untuk November ini saja. Desember belum kita bicarakan. Tunggu surat keputusan PSSI setelah berbicara dengan APPI," pungkasnya.(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved