23 Hari Jelang Pilkada di Sumut

Muncul Lagi Komunitas Pendukung Kolom Kosong Pilkada Siantar, Resikko Klaim Relawan Sudah 500 Orang

Muncul komunitas baru pendukung kolom kosong di Pilkada Siantar 2020, yakni Relawan Silaturahmi Kolom Kosong (Resikkko)

Penulis: Alija Magribi | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / HO
Relawan Silaturrahmi Kolom Kosong (Resikko) membentangkan spanduk saat deklarasi di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Jumat (13/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Selain Koalisi Relawan Masyarakat Kolom Kosong (Kawan Mas Koko) yang resmi menyatakan diri sebagai sekelompok masyarakat pendukung kolom kosong, muncul komunitas baru dengan tujuan yang sama.

Adalah Resikko yang didirikan Jumat (13/11/2020) lalu.

Resikkko merupakan akronim dari Relawan Silaturahmi Kolom Kosong dengan semangat yang sama, memenangkan Kolom Kosong di Pilkada Siantar yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

Resikko dideklarasikan di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar oleh sejumlah tokoh yang ada di Kota Siantar.

Mereka pun kompak hadir dan membentangkan spanduk ajakan memilih kotak kosong dan cara memilih (mencoblos) kolom kosong.

Ketua Resikko, Faidil Siregar pada Senin (16/11/2020) siang, mengatakan mereka akan menyosialisasikan kolom kosong kepada pemilih (masyarakat) Kota Siantar.

Tujuannya, pemilih mengetahui bahwa kolom kosong ada sebagai pilihan yang sah.

"Ini bagian dari demokrasi. Jadi deklarasi ini, agar masyarakat tahu dan mendengar ada pilihan lain. Kan memilih kotak kosong secara konstitusi sah-sah saja," katanya.

Faidil Siregar menaruh rasa optimis, kolom kosong dapat memenangkan kontestasi Pilkada Siantar. Sebab sejumlah tokoh masyarakat, ia klaim sudah bergabung dengan mereka

“Ayo coblos Kolom Kosong, Selamatkan Demokrasi di Kota Pematangsiantar” demikian salah satu tulisan di spanduk yang ada di acara deklarasi Resikko.

Presidium Kawan Mas Koko Horas Sianturi menyambut baik hadirnya Resikko untuk memperkuat masyarakat dalam memilih kolom kosong.

Ia menyampaikan hadirnya komunitas ini membuktikan masyarakat Siantar sudah dewasa berdemokrasi.

"Ini bukti bahwa masyarakat sadar dan sudah dewasa dengan demokrasi. Makin hari makin bertambah. Dari kita saja relawan sudah 500 orang yang terafiliasi dari hati ke hati. Dengan hadirnya Resikko tentu akan bertambah lagi," ujarnya.

Horas pun meminta agar tahapan Pilkada Siantar dapat dilaksanakan secara sportif.

Ia menyarankan Panwas Kecamatan bisa terus melihat ke bawah untuk mengawasi proses demokrasi.

"Kemarin ada relawan Mas Koko diminta KTP dari orang lain. Tapi kita nggak mau menduga-duga tujuannya apa. Tapi saya minta Panwas sudah bergerak. Itu saja," pungkasnya.

(Alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved