Breaking News:

Pascakebakaran Pasar Tingkat Berastagi, Sebagian Pedagang Mulai Berjualan

Pascakebakaran yang menghanguskan ratusan lapak dagangan di Pajak Tingkat Berastagi Selasa (17/11/2020), sebagian pegangan terlihat mulai berjualan

Tribun-Medan.com/Muhammad Nasrul
Pascakebakaran Selasa (17/11/2020) kemarin, puluhan pedagang yang berjualan di Pajak Tingkat Berastagi, kembali berjualan di depan bangunan pasar yang terbakar, Rabu (18/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Pascakebakaran yang menghanguskan ratusan lapak dagangan di Pajak Tingkat Berastagi Selasa (17/11/2020) kemarin, sebagian pegangan terlihat mulai berjualan.

Amatan www.tribun-medan.com, di pasar yang berada di Jalan Penghasilan ini terlihat puluhan lapak pedagang yang sebagian besar berdagang sayur dan buah sudah mulai berjajar di bahu jalan.

Pantauan di lapangan, para pedagang ini memanfaatkan bahu jalan di depan gedung pasar yang sudah hangus terbakar.

Seorang pedagang yang ditemui di lokasi pasar, Riston Sijabat, mengungkapkan akibat kebakaran kemarin seluruh barang dagangannya ludes terbakar.

Pria yang sehari-hari berdagang bahan masakan seperti bawang ini mengaku perlengkapan dagangannya tidak ada yang tersisa.

"Sudah habis semua terbakar semalam, sampai timbangan kita pun sudah enggak selamat lagi karena terbakar semua," ujar Riston, Rabu (18/11/2020).

Riston mengaku, dirinya memilih langsung berjualan karena memikirkan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

Barang dagangan yang dijajakannya ini, kata dia, sekadar untuk mendapat pemasukan saja.

"Ya masih gini saja lah, belum banyak barang kita yang bisa dijual, cuma bawang saja ini," ucapnya.

Akibat kebakaran kemarin, seluruh barang dagangannya sudah ludes terbakar. Saat ditanya apakah bawang yang dijualnya ini merupakan pasokan yang dibawanya dari rumah, Riston mengaku beberapa kilogram bawang yang dijualnya kali ini ia beli terlebih dahulu ke pemasok.

"Sama sekali sudah habis kemarin, ini terpaksa dibeli lagi dari tauke biar ada yang dijual," ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan ia memilih langsung berdagang dengan barang dan lapak seadanya karena memiliki harapan agar dapat dilihat oleh pemerintah maupun pihak lain.

Ia berharap, agar pemerintah setempat melalui instansi terkait agar segera memberikan bantuan kepada pedagang.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved