Sosok Teroris Nomor 2 Al Qaeda al-Masri, Dibunuh Mossad di Teheran Iran, Begini Sepak Terjangnya

Sosok Teroris Nomor 2 Al Qaeda al-Masri, Dibunuh Mossad di Teheran Iran, Begini Sepak Terjangnya

Editor: Tariden Turnip
fbi
Sosok Teroris Nomor 2 Al Qaeda al-Masri, Dibunuh Mossad di Teheran Iran, Begini Sepak Terjangnya. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sosok Teroris Nomor 2 Al Qaeda al-Masri, Dibunuh Mossad di Teheran Iran, Begini Sepak Terjangnya

Selama ini Iran merawat sikap permusuhan terhadap kelompok teror Al Qaeda. 

Namun fakta terbaru yang dibongkar jaringan intelijen Amerika CIA dan Mossad.  

Agustus silam seorang pria ditembak mati di tengah jalan di ibu kota Iran, Teheran, saat bersama puterinya.

Awalnya media-media melaporkan bahwa korban merupakan seorang akademisi asal Lebanon.

Belakangan ketahuan, dia adalah Abu Muhammad al-Masri, orang nomor dua di jaringan teror, al-Qaeda.

Kabar kematian al-Masri akhirnya terendam oleh derasnya pemberitaan ledakan di pelabuhan Lebanon yang terjadi tiga hari sebelumnya.

Walau begitu beragam teori seputar pembunuhannya dengan cepat menjadi bahan gunjingan politik di Timur Tengah.

al-Masri dibunuh pada tanggal 7 Agustus 2020, bertepatan dengan peringatan serangan bom terhadap kedutaan besar AS di Nairobi, Kenya, dan Dar es Salaam, Tanzania.

Kartu anggota agen intelijen Israel Mossad
Kartu anggota agen intelijen Israel Mossad (facebook)

al-Masri sedang mengendarai sedannya di dekat rumahnya ketika dua agen Israel dengan sepeda motor berhenti di samping kendaraannya dan melepaskan lima tembakan dari pistol berperedam.

al Masri dan putrinya, Maryam, yang menikah dengan putra Osama bin Laden, Hamza bin Laden.

Dan al-Masri sejak awal dicurigai turut merencanakan aksi teror 7 Agustus 1998 yang menewaskan hingga 200 orang tersebut.

al-Masri juga mengatur serangan teroris di Kenya yang menewaskan 13 orang - 10 warga Kenya dan tiga warga Israel - ketika sebuah bom mobil meledak di Hotel Paradise Mombasa, 28 November 2002, tak lama setelah sekelompok besar turis Israel check-in di resor tepi pantai.

Pada sekitar waktu yang sama, sebuah rudal permukaan ke udara menargetkan tetapi meleset dari pesawat Arkia yang membawa 271 orang saat lepas landas dari Bandara Mombasa.

Kini kantor berita Associated Press melaporkan, dua bekas pejabat tinggi AS mengakui al-Masri dibunuh dalam kolaborasi intelijen antara dinas rahasia AS dan Israel.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved