Breaking News:

Kemendikbud Izinkan Sekolah Tatap Muka

BREAKING NEWS Kemendikbud Beri Izin Sekolah Tatap Muka, Disdik Sumut Lakukan Evaluasi

Perencanaan pembukaan kembali di Sumut akan dilihat berdasarkan kondisi kasus Covid-19 per kabupaten dan kota.

TRIBUN MEDAN
SISWA belajar daring menggunakan jaringan internet gratis yang disediakan warga di Jalan Tani Asli, Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (20/7/2020). 

Tribun-Medan.com, Medan - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengeluarkan izin kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka pada Semester Genap Januari 2021 mendatang.

Terkait hal ini, Kadis Pendidikan Sumut, Lasro Marbun mengungkapkan, perencanaan pembukaan kembali di Sumut akan dilihat berdasarkan kondisi kasus Covid-19 per kabupaten dan kota.

"Pemerintah daerah akan menyesuaikan. Kita nanti akan lihat panduannya, lalu kita kaitkan dengan perkembangan di Sumut per kabupaten dan kota, lalu Pak Gubernur akan memutuskan. Kita akan mengikuti dan mempertimbangkan kondisi dinamika di Sumut," ungkap Lasro kepada Tribun-Medan.com, Sabtu (21/11/2020).

Keputusan Menteri untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka ini turut disambut baik Lasro.

Ia menuturkan bahwa pembelajaran tatap muka masih lebih efektif daripada secara daring. 

"Tidak akan lebih efektif daring daripada tatap muka karena bagaimanapun pembelajaran itu harus ada sosok yang dilihat, gestur tubuh ikut berbicara dalam mentransfer ilmu dari guru ke siswa. Tatap muka kita sambut baik dengan evaluasi dan pengetatan protokol kesehatan," ujarnya.

Terkait kesiapan pembukaan belajar tatap muka, Lasro menuturkan jika pembukaan sekolah akan bersifat situasional atau melihat kondisi terkini. Ia juga menegaskan akan ada kemungkinan ditutup kembali jika tren kasus kembali meningkat.

Baca juga: Tangani Kesulitan Sekolah Daring Selama Covid-19, Pemkot Medan Gelar FGD

"Kalau berbicara siap ini akan situasional dan tidak bisa permanen. Kalau beberapa daerah menyatakan siap, tapi kita bilang tunggu dulu, apakah tren kasus melandai terus ini akan kita buka. Tapi jika tiba-tiba dinamikanya naik lagi, kita akan ambil keputusan untuk berhenti dulu. nKita akan buat perketat protokol kesehatan untuk guru, peserta didik, dan setiap orang yang mengikuti penyelenggaraan pembelajaran di sekolah," tutur Lasro.

Dikatakan Lasro, pihaknya akan menggelar simulasi untuk sekolah seperti protokol kesehatan berupa jarak dan kebersihan sekolah. 

"Simulasi itu pasti akan dilakukan terutama pada guru-guru. Sekarang ini saya sudah mengunjungi sekolah SMA dan SMK, guru sudah mulai dijarakkan. Jauh sebelum itu, atas arahan Pak Wagub saya sudah membersihkan sekolah-sekolah, jadi tidak kumuh lagi. Itu dalam rangka persiapan kalau tiba saatnya pembelajaran tatap muka diperbolehkan karena lingkungan juga menentukan," ujar Lasro.

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved