Breaking News:

Kota Medan Memiliki Kasus Stunting Tertinggi, Ini Program Bobby-Aulia Untuk Mengatasinya

Hal ini juga menepis pernyataan calon Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang mengatakan akan fokus pada ibu menyusui untuk mencegah stunting.

TRIBUN MEDAN/HO
Debat kandidat putaran kedua pilkada Medan 2020 di Hotel Grand Mercure, Sabtu (21/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut dua Bobby-Aulia mendapatkan pertanyaan mengenai penanganan stunting. Pasalnya, Kota Medan memiliki kasus tertinggi stunting.

Menjawab itu, Bobby Nasution mengatakan akan fokus kepada ibu-ibu yang masih hamil.

Hal ini juga menepis pernyataan calon Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang mengatakan akan fokus pada ibu menyusui untuk mencegah stunting.

"Stunting, saya agak meng-capture apa yang disampaikan oleh Uda Akhyar, stunting di fokuskan pada ibu menyusui. Tapi bisa kita mulai dari ibu mengandung minimal pada anak umur dua tahun," katanya saat debat kandidat putaran kedua, Sabtu (21/11/2020).

Bobby mengatakan, peran kader posyandu bisa diaktifkan kembali dan akan diberikan intensif lebih pada mereka.

Aulia Rachman yang merupakan mantan ketua komisi II DPRD Kota Medan yang menaungi masalah kesehatan mengaku malu atas kasus stunting tersebut.

"Terkait masalah stunting ini memalukan bagi diri saya sendiri. Di daerah saya ada beberapa kasus stunting dan paling tinggi di Medan Deli. Anggaran stunting jelas tapi penggunaan tidak baik," katanya.

Hal ini karena birokrasi pemerintah yang tidak baik. Untuk itu, kata Aulia, ke depan dirinya dan Bobby akan memberikan bantuan untuk ibu-ibu terkait stunting.

(yui/TRIBUN-MEDAN.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved