16 Hari Jelang Pilkada Kota Medan
Agus Harimurti Yudhoyono Sebut Memimpin Medan Tak Boleh Coba-coba
Titipan tersebut berupa amanah kepada pasangan AMAN untuk menjaga suara masyarakat Kota Medan agar jangan sampai hilang.
Penulis: Liska Rahayu |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut satu Akhyar-Salman hadir pada konsolidasi partai Demokrat di Adimulia Hotel, Medan, Senin (23/11/2020).
Dalam kata sambutannya, Akhyar bercerita kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahwa Kota Medan merupakan miniatur Indonesia.
Pasalnya, semua suku bangsa di Indonesia ada di Medan.
Untuk itu, Akhyar mengatakan, dirinya dan Salman ingin berkomitmen menjaga keberagaman tersebut.
"Bapak Ketum, Kota Medan sampai saat ini kotanya aman, tentram, tidak ada gejolak sosial apa pun di Medan. Karena Medan sangat beragam. Semua suku bangsa di Indonesia ada di Indonesia dan kami hidup berdampingan. Ini adalah komitmen Akhyar-Salman yang akan menjaga keragaman itu," ujar Akhyar.
Akhyar yang saat ini adalah kader Partai Demokrat berterimakasih atas kedatangan AHY dan kerja keras partai Demokrat. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada PKS.
"Kami bersaksi tidak ada transaksi apapun dalam pencalonan ini. Pilkada kali ini kalau dikatakan berat, berat. Tapi kami sangat nikmati prosesnya. Semua hal kami diskusikan dengan ketua tim. Ketua tim Ibrahim sangat cool. Banyak hal yang bisa beliau selesaikan dengan tenang. Terima kasih bang Ibrahim," ujarnya.
Akhyar pun bercerita, dalam setiap kegiatan blusukannya ke warga, ia selalu mendapatkan titipan dari warga.
Titipan tersebut berupa amanah kepada pasangan AMAN untuk menjaga suara masyarakat Kota Medan agar jangan sampai hilang.
"Dalam perjalanan kami keliling seluruh wilayah Kota Medan, besar harapan warga Medan yang dititipkan pada kami. Mereka bilang pak tolong dijaga suara kami jangan sampai hilang," katanya.
Akhyar juga menyampaikan, jika pasangan AMAN menang, bukan hanya partai Demokrat dan PKS saja yang menang, tetapi kemenangan tersebut juga merupakan kemenangan masyarakat Kota Medan.
Menanggapi itu, AHY mengaku kedatangannya ke Medan karena Medan spesial. Ia menyebut jika Medan dari dulu menjadi barometer politik. Bukan hanya di Sumut, tetapi juga di Sumatera bagian Utara.
"Kalau ditanya kenapa AHY datang ke Medan, karena Medan ini dari dulu barometer di Indonesia. Memimpin di Kota Medan ini jangan coba-coba, bung. Cari yang berpengalaman dan itu ada di dua sosok ini, Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi," ujar AHY.
(yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ketua-umum-partai-demokrat-agus-harimurti-yudhoyono-sasa.jpg)