Tribun travel

Dikelilingi Dinding Batu, Pantai Sengon Tawarkan Wisata Keluarga di Namu Ukur

Selama berada di pantai ini, pengunjung akan terasa begitu tenang, dengan gemercik suara air yang menghempas di bebatuan.

TRIBUN MEDAN/M ANIL
PANTAI Sengon yang berada di Desa Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Objek wisata Pantai Sengon merupakan pantai yang indah yang terletak di Kabupaten Langkat, tepatnya di Desa Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingei.

Selama berada di pantai ini, pengunjung akan terasa begitu tenang, dengan gemercik suara air yang menghempas di bebatuan.

Begitu juga dengan barisan dinding bebatuan, di mana pada bagian atasnya ditumbuhi pepohonan yang hijau.

"Banyak hal yang bisa dilakukan saat berada di pantai ini ya. Ada terdapat ayunan yang berada di atas air sungai. Sangat menantang sih," ujar Deo, pengunjung Pantai Sengon, Senin (23/11/2020).

"Ketinggian airnya pun tidak terlalu dalam. Jadi kalau bawa anak-anak ke sini tidak terlalu bahaya. Namun, tetap hati-hati karena pada dasar sungai ada batu-batu yang lincin," sambungnya.

Bagi pengunjung yang datang dalam rangka rekreasi keluarga, selain bermain air sembari menaiki ayunan yang terbentang di atasnya, kegiatan lainnya yang dapat dilakukan yaitu memanggang ikan.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan setiap pengunjung, di lokasi wisata ini terdapat warung warung yang menjual berbagai makanan dan minuman tentunya dengan harga yang terjangkau.

Bila ingin berkunjung ke lokasi objek wisata ini, pengunjung langsung mengarahkan kendaraannya langsung ke alamatnya, yaitu di Jalan Peragahan, Desa Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Baca juga: Pantai Buih Deliserdang, Tawarkan Panorama Perkebunan dan Sawah

Perjalanan menuju pantai ini tak lepas dari pemandangan perbukitan yang penuh pepohonan
menyelimuti daerah Namu Ukur.

Begitu tiba di Pantai Sengon, pengunjung akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 5 ribu per orang. Sedangkan bagi pengunjung yang ingin bermain air sambil menggunakan ban, akan dikenakan biaya sewa sebesar Rp 3 ribu.

Fasilitas pendukung lainnya ialah, penyewaan  per pondok sebesar Rp 20 ribu untuk pengunjung yang ingin beristirahat, atau menikmati suara gemercik air dan suasana alam di Pantai Sengon.

Untuk mencapai lokasi pemandian, pengunjung akan menempuh waktu satu jam perjalanan darat dari pusat Kota Medan.

Apabila lagi musim hujan seperti sekarang, disarankan pengunjung untuk menahan diri datang ke wisata alam yang satu ini. (cr23/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved