Breaking News:

Audisi Calon Rektor USU

Ikut Audisi Calon Rektor USU, Kandidat Arif Berencana Dirikan Fakultas Ketahanan Nasional

Terkait sumber daya manusia sendiri, Arif mengungkapkan, masih ada ketidakseimbangan antara tenaga pengajar dan mahasiswa.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
KANDIDAT calon Rektor USU 2021-2026, M. Arif Nasution. 

Tribun-Medan.com, Medan – Kaprodi Magister Ilmu Politik USU, M. Arif Nasution maju untuk mengikuti Audisi Calon Rektor USU Periode 2021-2026.

Dalam visi misinya, Arif mengajukan empat program kerja, diantaranya Peningkatan Sumber Daya Manusia, Penguatan Kegiatan Penelitian dan Pengabdian, Peningkatan Mutu Pendidikan, dan Pembangunan Intergitas.

Terkait sumber daya manusia sendiri, Arif mengungkapkan, masih ada ketidakseimbangan antara tenaga pengajar dan mahasiswa.

Selain itu juga, ia sempat menyinggung terkait masih ada pegawai yang memberikan pelayanan kurang maksimal kepada mahasiswa.

“Kita melihat bahwa ada ketidakseimbangan proses belajar dan mengajar dengan tenaga pengajar, pegawai, dan mahasiswa. saya melihat tentu walaupun sudah maksimal bapak rektor menuju unggul, tapi ada beberapa kondisi pegawai yang kurang untuk melayani mahasiswa,” ungkap Arif, Selasa (24/11/2020).

Arif juga melihat bahwa saat ini integritas di lingkungan Universitas belum dapat tercapai secara maksimal.

Dirinya memberikan solusi pencegahan seperti memberikan sebuah pelatihan khusus kepada mahasiswa baru nantinya agar dapat meningkatkan integritas.

Baca juga: Pesan Runtung Sitepu Kepada Empat Calon Rektor USU yang Akan Menggantikannya

“Kita harus sadar bahwa ada satu integritas itu yang lemah dan tidak mengoreksi. Walau sudah baik, tapi kita perlu tingkatkan integritas kita. Mahasiswa yang melakukan pengerusakan kampus juga secara tidak sadar integritasnya lemah dan sangat perlu kita beri pendidikan secara integritas.  Pencegahannya pada mahasiswa baru kita memberikan pendidikan khusus bagaimana integritas kepada bangsa dan USU,” tuturnya.

Dalam pemaparan yang ia sampaikan, Arif juga berkeinginan untuk membangun Fasilitas Ketahanan Nasional di USU.

Dengan didirikannya fFakultas ini, ia bertekad akan melahirkan generasi yang memahami daerah, contohnya Sumatera Utara.

“Saya ingin mendirikan Fakultas Ketahanan Nasional karena saya pikir melihat keadaan Sumut dan USU sebagai salah satu yang ada di Sumut yang terbesar saya pikir merasa tertarik dan penting. USU itu harus mempelajari atau melahirkan generasi yang mengerti Sumut,” ujarnya.

Dikatakannya, Fakultas Ketahanan Pangan ini nantinya tidak hanya berbicara sesuatu mengenai politik, namun juga kesehatan ataupun teknologi.

“Saya pikir bidang yang akan diambil ini akan multidisiplin, dan saya melihat ini sangat penting dalam situasi kondisi yang kita hadapi sekarang. Dinamika terhadap Sumatera Utara maka tidak sesuatu yang berlebihan kita membangun fakultas Ketahanan Nasional. 

Ini belum ada di luar Jawa. Tentu dalam hal ini tidak dalam konteks hanya berbicara ketahanan. Ketahanan nasional ini juga berbicara obat-obatan, teknologi, virus, strategi keamanan, komunikasi,” kata Arif.(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved