Negara Ini Rakyatnya Dilanda Kemiskinan, Tetapi Rajanya Terkaya Nomor Urut 1 di Dunia

Thailand adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang beberapa kali mencatat peningkatan angka kemiskinan sejak tahun 2000.

Editor: AbdiTumanggor
REUTERS
Warga Thailand mendemo sang raja yang baru kembali dengan salam tiga jari ala Hunger Games. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Kehidupan para anggota kerajaan kerap memikat publik dengan istana, gaya hidup maupun pelayanan yang terkesan luar biasa.

Melansir dari Foxbusines, negara di seluruh dunia setidaknya memiliki sekitar 26 monarki berdaulat aktif yang memerintah di 43 negara.

Berikut ini daftar 10 raja terkaya di dunia yang dikutip dari Kompas.com dan dari berbagai sumber:

1. Raja Maha Vajiralongkorn

Mengutip dari Foxbusines, Raja Thailand ini adalah raja terkaya di dunia.

Ia dimahkotai pada Mei 2019 menggantikan ayahnya Bhumibol Adulyadej.

Raja yang dikenal dengan nama Raja Rama X ini memiliki kekayaan yang diperkirakan sekitar 30-45 miliar dollar AS.

Melansir dari TBS News, raja yang kini berusia 67 tahun itu keluarganya memiliki lebih dari 16.210 hektar tanah Thailand dan memegang kepemilikan Berlian Golden Jubilee, yang merupakan berlian potong terbesar di dunia.

Gaya hidup boros adalah salah satu yang banyak disoroti oleh Rakyat Thailand.

Belakangan pemuda Thailand mengajukan protes menuntut reformasi monarki.

Menurut Bank Dunia, Thailand adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang beberapa kali mencatat peningkatan angka kemiskinan sejak tahun 2000.

Ini termasuk lonjakan angka kemiskinan absolut sebesar 38 persen pada periode 2015-2018 menjadi lebih dari 6,7 juta orang.

Memburuknya ekonomi dan kondisi lingkungan seperti kekeringan menjadi sejumlah penyebabnya.

"Thailand sekarang menampung orang miskin kronis dalam jumlah besar," ungkap Somchai Jistsuchon, ekonom di Thailand Development Research Institute, yang dikutip dari Kompas.com.

Ilustrasi Thailand.
Thailand.(shutterstock.com/Nott+Sutthipong)

Dilansir dari Bloomberg, pada Sabtu (16/5/2020) lalu, Perdana Menteri Prayuth Chan-Ocha meminta 20 orang terkaya di Thailand untuk menggunakan uang dan organisasi mereka untuk mengembangkan proyek-proyek yang menjangkau seluruh wilayah negara itu.

Menurut Chan-Ocha, ia tidak meminta para miliarder berdonasi. Respons dari para miliarder tersebut pun sejauh ini dipandang sederhana dibanding besarnya skala kerusakan ekonomi akibat virus corona.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved