Tiga Prajurit Yonif 700 Raider Terluka dalam Baku Tembak dengan KKB di Nduga, Begini Kondisinya
Tiga Prajurit Yonif 700 Raider Terluka dalam Baku Tembak dengan KKB di Nduga, Begini Kondisinya
c. Prada Fajar Rosadi
NRP : 31190319990598
Luka tembak pada bagian leher sebelah kanan (korban sadar)
*II. CATATAN :*
_Hingga pukul 15.45 WIT di TKP masih terjadi kontak tembak. Perkembangan selanjutnya dilaporkan pada kesempatan pertama._
Demikian perkembangan situasi akan dilaporkan pada kesempatan pertama. Ump
Korban selanjutnya akan dievakuasi dari Nduga menuju Timika menggunakan Helli Caracal TNI AU guna menjalani perawatan di RSUD Mimika, proses evakuasi menunggu situasi di Nduga kondusif.
Kapen Kogabwilhan III Kol CZI IGN Suriastawa membenarkan kontak tembak antara anggota TNI-AD dengan KKB hingga menyebabkan tiga anggota TNI-AD terluka.
"Saya masih menunggu laporan kronologisnya " kata Kol CZI Suriastawa.
Sebelumnya Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka melepas keberangkatan 450 prajurit Satuan Tugas (Satgas) Yonif Raider 700/ Wira Yudha Cakti (WYC) untuk melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan di Wilayah Papua, Selasa, (27/10/2020).

“Selaku pribadi dan atas nama Pangdam XIV/Hasanuddin, dengan penuh rasa bangga saya mengucapkan selamat kepada segenap prajurit Satgas Yonif Raider 700/WYC yang telah mendapat kepercayaan dari pimpinan TNI, bangsa dan negara untuk melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan di Wilayah Papua,” ungkap Pangdam dalam sambutannya.
Upacara pemberangkatan itu berlangsung di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Selasa (27/10/2020) pagi.
Kepada wartawan, Andi Sumangerukkan mengungkapkan, ke 450 prajurit itu nantinya akan berada di Bumi Cenderawasih (julukan Papua) selama enam bulan.
"Mereka (para prajurit) bertugas di sana, waktunya itu enam bulan. Mereka melakukan pengamanan di perbatasan, jadi mereka Satgas Mobile, jadi tidak statis, mereka berkeliling dan diberikan chek poin-chek poin," kata Mayjen TNI Andi Sumangerukka.
Dalam momen pemberangkatan itu, Andi Sumangerukka tampak haru saat memberikan sambutan. Ia mengaku merasakan betul apa yang dirasakan prajurit dan keluarganya yang ditinggal tugas.
"Saya yang melatih dia (para prajurit) dari awal dan saya juga yang berangkatkan dia seperti saat ini. Dan itu adalah kebanggaan kita sebagai prajurit," ujar jenderal bintang dua ini.
Menurutnya, 450 prajurit yang diberangkatkan itu merupakan prajurit pilihan.
"Itu adalah motivasi buat mereka agar mereka berangkat dengan kehormatan dan pulang dengan kebanggaan," beber Andi Sumangerukka.