Kesulitan Bernafas, Pria ini Lupa Ada Koin Tersumbat Dalam Hidung Selama 53 Tahun, Sampai Membatu
Seorang pria berusia 59 tahun hidup dengan kesulitan bernapas selama lebih dari setengah abad. Ternyata karena benda yang sudah menyangkut.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria berusia 59 tahun hidup dengan kesulitan bernapas selama lebih dari setengah abad. Ternyata karena benda yang sudah menyangkut selama puluhan tahun.
Dokter di Rumah Sakit Klinis Kota Konchalovsky di Zelenograd, Rusia baru-baru ini melaporkan kasus aneh dari seorang pasien yang mengatakan dia tidak dapat bernapas sama sekali melalui lubang hidung kanannya selama beberapa bulan.
CT scan menunjukkan bahwa saluran hidung kanan benar-benar tersumbat oleh benda asing dengan kepadatan seperti batu di posterior, dekat nasofaring.
Kelengkungan septum yang lebih umum juga diamati, tetapi itu tidak akan menghalangi saluran hidung sepenuhnya dengan sendirinya.
Benda asing adalah masalahnya, tetapi septum yang menyimpang telah menekankan kesulitan bernafas hingga pasien tidak punya pilihan selain mencari bantuan.
Baca juga: Niat Membantu Saudara, Mobil yang Dipinjamkannya Malah Dijual, Begini Awal Kronologinya
Pasien berusia 59 tahun itu tidak tahu soal benda asing membuat dirinya kesulitan bernapas.
Dan setelah berusaha, pria yang tidak disebutkan namanya itu ingat bermain dengan koin kecil dan mendorongnya ke hidungnya, ketika dia berusia sekitar enam tahun.
Karena ibunya cukup cerewet, dia takut untuk memberitahunya bahwa koin itu tersangkut di lubang hidung kanannya, jadi dia membiarkannya begitu saja.
Seiring berjalannya waktu, dia melupakan semuanya.
Awalnya dokter skeptis dengan ceritanya, tetapi setelah mengeluarkan koin lewat operasi endoskopi yang berlangsung 1,5 jam, mereka mulai mempercayainya.
Rhinolith, batu hidung yang biasanya terbentuk di sekitar benda asing di hidung terbentuk pada koin logam itu, membuktikan bahwa benda tersebut telah berada di hidung pria itu selama beberapa waktu.
Baca juga: Anak Laki-laki Tikam Ibunya sampai Mati Karena Dipaksa Belajar Sampai Jam 10 Malam
Selama prosedur untuk mengeluarkan koin, dokter juga memperbaiki septumnya yang menyimpang, yang semakin meningkatkan pernapasan hidungnya.
Namun, spesialis THT Elena Nepryakhina mengatakan kepada Kantor Pers Moskow bahwa pria itu sangat muak karena hidungnya tersumbat sehingga dia mencabut perbannya segera setelah bangun dari anestesi.
Dokter mengatakan bahwa pria itu beruntung bisa bernafas lagi dengan hidungnya.
Dalam kasus tersebut, berbagai komplikasi intrakranial dan purulen-septik dapat terjadi, tetapi pria berusia 59 tahun ini tidak mengalami apa pun kecuali kesulitan bernapas. (sal/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/coin-in-nose2_1.jpg)