Breaking News:

News Video

Usai Tunaikan Salat Ashar, Kakek Berusia 80 Tahun Tewas Ditabrak Kereta Api di Jalan Bambu Medan

Sardi Wardoyo atau yang akrab disapa Wak Sardi ini dikabarkan meninggal dunia usai menunaikan ibadah salat ashar.

Usai Tunaikan Salat Ashar, Kakek Berusia 80 Tahun Tewas Ditabrak Kereta Api di Jalan Bambu Medan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang kakek berusia sekitar 80 tahun tewas ditabrak kereta api di Jalan Bambu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Jumat (27/11/2020) sore.

Kejadian tersebut serontak membuat warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian berhamburan keluar rumah.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan, adapun identitas korban yakni bernama Sardi Wardoyo.

Sardi Wardoyo atau yang akrab disapa Wak Sardi ini dikabarkan meninggal dunia usai menunaikan ibadah salat ashar.

Wak Sardi dikenal sosok yang baik dan alim.

Kesehariannya berjualan tahu, dan santan di pajak Glugur Medan.

Salah seorang warga Elif Pasaribu (40) yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, saat itu korban berjalan di rel kereta api.

Ia usai menunaikan ibadah salat ashar di masjid sekitar lokasi.

"Uwak itu pulang salat, karena jalannya sudah agak susah, dan pendengarannya juga kurang baik, warga di sini memberitahunya bahwa ada kereta api. Namun ia tidak mendengar teriakkan warga sehingga ditabrak kereta api," ujarnya.

Korban ditabrak kereta api dari arah Belawan hendak menuju Kota Medan.

"Kereta api datang dari arah Belawan. Cuma lokomotif nya saja. Usai kejadian kami (warga) membantu memindahkan jenazahnya. Uwak itu orang baik, kejadian sekitar 16.10 WIB," bebernya.

Usai kejadian, warga terlihat memadati lokasi kejadian, sementara petugas dari PT KAI juga terlihat di lokasi.

(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: heryanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved