Jalan Selamat Ketaren Kabanjahe Rusak, Pengendara Sering Terjebak Aspal Terkelupas
Tak hanya itu, di beberapa titik kondisi aspalnya juga tampak rusak dan ada yang naik ke permukaan karena sebagian sisinya ambles.
Penulis: Muhammad Nasrul |
TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Kondisi Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, terlihat memperlihatkan. Pasalnya, sebelah jalur yang jalan dari arah sentrum menuju simpang enam kondisi aspalnya terlihat banyak yang terkelupas.
Tak hanya itu, di beberapa titik kondisi aspalnya juga tampak rusak dan ada yang naik ke permukaan karena sebagian sisinya ambles.
Padahal, jalan sepanjang kurang lebih 400 meter ini merupakan akses utama menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe.
Akibat banyaknya titik jalan yang aspalnya mengalami kerusakan, banyak membuat pengendara sering terjebak karena tidak mengetahui adanya lubang.
Salah satu pengendara yang melintas di kawasan tersebut Putra Sitepu, mengaku jika kondisi jalan rusak di sini sudah terjadi sekitar beberapa bulan.
Dirinya mengatakan, dengan kondisi jalan yang mengalami kerusakan ini tentunya akan membuat pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan di sana akan terjebak.
"Sudah beberapa bulan lah ini, selain berlubang ada juga aspal yang naik karena sudah tidak rata lagi," ujar Putra, Minggu (29/11/2020).
Pengendara sepeda motor ini mengaku, dengan kondisi ini ditakutkan akan dapat menimbulkan korban karena bisa saja sewaktu-waktu pengendara dapat jatuh di jalan yang tidak tersebut.
Terlebih, di beberapa titik yang berada di dekat simpang enam terdapat beberapa lubang yang siap memakan korban.
"Apalagi kalau hujan, lubang di dekat simpang enam itu kan cukup dalam. Takutnya lubangnya tertutup air, jadi jatuh pula nanti pengendara apalagi yang naik sepeda motor," ungkapnya.
Saat dikonfirmasi ke pihak yang berwenang mengurus fasilitas publik ini, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karo Mitcon Purba, tidak menampik kondisi ini.
Dirinya mengaku, jika jalan yang masuk ke dalam jalan kabupaten ini memang sudah mengalami kerusakan sekitar dua bulan terakhir.
"Iya memang sudah dua bulan terakhir ini makin rusaknya," ucapnya.
Mitcon menjelaskan, jika beberapa waktu lalu pihaknya sudah pernah melakukan perbaikan di jalan yang berlubang tersebut dengan melakukan tambal sulam.
Namun, karena beberapa faktor jalan tersebut kembali mengalami kerusakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengendara-melintas-di-jalan-selamat-ketaren.jpg)