Momen Tragis Bocah 5 Tahun Terhimpit Lift saat Bermain Bersama Kakaknya, Tubuhnya Hancur & Meninggal
Sebuah video tragis menunjukkan seorang bocah lelaki berusia lima tahun terhimpit lift saat bermain dengan saudara perempuannya.
TRIBUN-MEDAN.com - Para orangtua wajib mengawasi anak-anak ketika bermain. Jangan sampai kejadian tragis seperti ini menimpa mereka.
Sebuah video tragis menunjukkan seorang bocah lelaki berusia lima tahun terhimpit lift saat bermain dengan saudara perempuannya.
Ia adalah Mohammad Huzaifa Shaikh bersama saudara-saudaranya berada di gedung Cozy Shelter di Mumbai, India ketika kecelakaan tragis itu terjadi.
Rekaman menyedihkan menunjukkan bocah lima tahun itu terperangkap di antara pintu cokelat tebal dan gerbang lift yang terbuat dari logam, beberapa saat sebelum lift mulai bergerak.
Anak-anak itu menggunakan lift untuk naik ke lantai empat gedung tersebut.
Video bocah 5 tahun tewas terhimpit lift saat bermain bersama saudara-saudaranya di sebuah gedung apartemen (Jam Press)
Mohammad Huzaifa Shaikh berhenti di depan pintu lift yang akan tertutup dan dia pun terhimpit (Jam Press)
Baca juga: Menabung 30 Tahun dari Hasil Jual Gorengan, Nurbaiti Kehilangan Rumah yang Dibeli Enam Bulan Lalu
Baca juga: GAK SOPAN, Model dan Fotografer Ditangkap usai Berfoto Seksi di Lokasi Piramida Mesir
Mohammad Huzaifa Shaikh bersama saudara-saudaranya bermain di lift apartemen (Jam Press)
Saat saudara perempuannya berjalan melalui pintu utama lift untuk pergi, klip mengerikan itu menunjukkan Mohammad berhenti dan berbelok untuk menutup gerbang besi lift saat pintu utama berwarna cokelat menutup di depannya.
Dalam hitungan detik, Mohammad terjebak di antara dua pintu dan terlihat berjuang untuk membuka pintu coklat.
Sementara Mohammad masih terjebak, lift perlahan mulai bergerak, naik ke lantai enam dan secara tragis menghancurkan tubuh bocah lelaki itu hingga tewas.
Bocah lima tahun itu menderita cedera kepala parah dalam kecelakaan mengerikan itu dan dinyatakan meninggal pada 28 November.
Polisi setempat kini mendesak warga di dalam gedung untuk memastikan anak-anak tidak menggunakan lift sendirian. (sal/tribun-medan.com)