TNI AD
Doa Bersama di Lampung, Mayjen TNI Kristomei: Harmoni dalam Keberagaman untuk Menjaga Kedamaian
Suasana khidmat menyelimuti acara doa bersama yang dihadiri oleh Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur, Pangdam XXI/Radin Inten, Kapolda Lampung.
TRIBUN-MEDAN.COM - Di bawah langit sore yang cerah, halaman kantor DPRD Provinsi Lampung dipenuhi ratusan masyarakat dari berbagai latar belakang pada Minggu (31/8/2025).
Mereka datang bukan untuk menyuarakan tuntutan, melainkan untuk bersatu dalam doa.
Pemerintah Provinsi Lampung menggelar acara Doa Bersama yang menjadi simbol harapan dan komitmen bersama menjaga kedamaian di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Suasana khidmat menyelimuti acara yang dihadiri oleh Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur, Pangdam XXI/Radin Inten, Kapolda Lampung, serta tokoh agama dan masyarakat dari berbagai suku dan agama.
Di tengah keragaman, mereka duduk berdampingan, menyatukan hati dan harapan demi Lampung yang aman dan sejahtera.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan pesan damai dan mengajak masyarakat untuk terus mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.
Abituren Akmil 1997 ini menegaskan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama seluruh komponen bangsa berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Lampung sebagai gerbang Sumatera memiliki posisi strategis yang harus kita jaga bersama. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Lampung adalah masyarakat yang cinta damai," ujarnya.
Kegiatan Doa Bersama ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi dari semangat kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat Lampung.
Di saat tantangan sosial dan informasi yang simpang siur kerap menguji persatuan, momen seperti ini menjadi pengingat bahwa harmoni bisa dirawat melalui doa dan silaturahmi.
"Dengan harapan yang mengalir dari setiap lantunan doa, masyarakat Lampung menunjukkan bahwa keberagaman bukan penghalang, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih damai dan sejahtera,"pungkas mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI ini.
Baca juga: RENANG MERDEKA 2025, Mayjen TNI Kristomei Sianturi: Semangat Nasionalisme di Tengah Laut Lampung

Baca juga: PRABOWO Mendadak Kumpulkan 16 Ormas Islam, Perintahkan TNI-Polri Tindak Tegas Aksi Massa Anarkis
Sementara, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sambutannya mengatakan, doa bersama ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menjaga Lampung tetap kondusif.
"Mari kita satukan tekad dan doa, agar Lampung selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Keberagaman adalah kekuatan kita, bukan alasan untuk terpecah belah," ujarnya.
Di sisi lain, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak bertanggung jawab.

"Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Kami dari Polda Lampung bersama TNI dan seluruh stakeholder siap menjaga kondusifitas Lampung,"tegasnya.
Doa Bersama di Lampung
Mayjen TNI Kristomei Sianturi
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Siant
Menjaga Kedamaian di Lampung
RENANG MERDEKA 2025, Mayjen TNI Kristomei Sianturi: Semangat Nasionalisme di Tengah Laut Lampung |
![]() |
---|
SOSOK Letjen TNI Novi Helmy Prasetya Kembali Berdinas di TNI Usai Selesaikan Penugasan di BUMN |
![]() |
---|
Sinergitas TNI-Mahasiswa Perkuat Cinta Tanah Air, Apresiasi Wawasan Kebangsaan di Kampus |
![]() |
---|
Panglima TNI Perintahkan Kesiapan Pasukan dan Alutsista untuk Misi Kemanusiaan ke Myanmar |
![]() |
---|
Partisipasi 189 Taruna Akmil dalam Republic Day of India 2025, Dipimpin Brigjen Kristomei Sianturi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.