Breaking News:

2 Hari Jelang Pilkada di Sumut

Anggota DPD RI Perwakilan Sumut Buka Posko Pengaduan Pelanggaran Pilkada

Anggota DPD RI Perwakilan Sumut Muhammad Nuh mengatakan, pihaknya siap menerima laporan dan akan menindaklanjutinya.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/LISKA
ANGGOTA DPD RI Perwakilan Sumut Muhammad Nuh menggelar konferensi pers di Kantor DPD RI Perwakilan Sumut, Medan, Senin (7/12/2020). Anggota DPD RI membuka posko pengaduan pelanggaran Pilkada. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perwakilan DPD RI  membuka Posko Pengaduan atas tindakan Pelanggaran Pilkada Sumut 2020.

Posko tersebut akan berlokasi di Kantor Perwakilan DPD RI Jalan Gajahmada nomor 32.

Anggota DPD RI Perwakilan Sumut Muhammad Nuh mengatakan, pihaknya siap menerima laporan dan akan menindaklanjutinya.

"Kita nyatakan dan ajak semua pihak untuk tidak sedikit pun memberi toleransi terhadap politik uang. Kita anggota DPD RI membuat posko pengaduan untuk pelanggaran pilkada di kantor perwakilan DPD RI. Kami Insha Allah siap menerima laporan dan berusaha menindaklanjutinya. Semua pihak mari kita kawal jalannya pilkada ini," katanya saat konferensi pers di Kantor Perwakilan DPD RI Jl. Gajahmada No. 32, Medan, Senin (7/12/2020).

Dikatakannya, DPD RI punya kewajiban untuk mengawal jalannya Pilkada.

Posko pengaduan tersebut pun sudah mulai dibuka di kantor DPR RI hari ini.

Baca juga: Masa Tenang Pilkada, Ketua Bawaslu Kabupaten Toba Pastikan Alat Peraga Kampanye Sudah Diturunkan

"Laporan bisa dari perorangan atau dari kelompok masyarakat, bisa kita terima. Dan kalau memang butuh tindak lanjut cepat, misalnya terkait pelaksanaan pilkada, ada warga yang tidak dapat undangan memilih, bisa kita bantu cek," jelasnya.

Selain itu, katanya, jika ada pelanggaran di TPS pada saat penghitungan suara, maka pihaknya akan mengawal terus bersama beberapa tim dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Kita juga mengimbau agar masyarakat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih dan mari kita tolak money politics. Awasi agar tidak terjadi mobilisasi pemilih tanpa hak pilih dan segala bentuk kecurangan," katanya.

Muhammad Nuh juga  meminta penyelenggara Pilkada agar melaksanakan tugas dan wewenangnya secara profesional dan menjaga netralitas sesuai Undang-undang.

"Kepada masyarakat juga kita ingatkan agar tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak," ujarnya. (yui/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved