Breaking News:

Diguyur Hujan Semalaman, Tebing di Kawasan Tahura Longsor

Sebagian wilayah Kabupaten Karo seperti di Kecamatan Berastagi dan Kabanjahe diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
PERSONEL Satlantas Polres Tanah Karo mengatur lalu lintas di lokasi longsor yang berada di Jalan Jamin Ginting KM 59-60 tepatnya di kawasan Tahura, Berastagi, Minggu (13/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Tingginya curah hujan di Kabupaten Karo membuat tebing yang berada di Jalan Jamin Ginting KM 69-60, longsor, Minggu (13/12/2020).

Seperti diketahui, pada Sabtu (12/12/2020) malam sebagian wilayah Kabupaten Karo seperti di Kecamatan Berastagi dan Kabanjahe diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras sekali malam hingga dini hari.

Informasi yang didapat dari Kanit Patroli Satlantas Polres Tanah Karo Ipda Edi Erwanto, pihaknya mendapatkan laporan tebing yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) ini mengalami longsor sekira pukul 09.00 WIB.

Dirinya mengatakan, titik lokasi tebing yang longsor juga tidak terlalu jauh dari Pos Lantas Doulu.

"Kita menerima laporan longsor ini dari anggota kita yang ada di pos Doulu itu sekira pukul 09.00 WIB. Letaknya di seputar Tahura," ujar Edi.

Saat ditanya apakah tebing yang longsor ini merupakan bekas longsoran yang lama atau baru, Edi menjelaskan jika titik tebing yang longsor tepat berada di samping bekas longsor beberapa waktu lalu.

Di lokasi longsor, memang tebing yang ada di sampingnya juga terlihat sudah tergerus dan tampak bekas longsor.

"Di sekitar longsoran yang lama juga titiknya. Mungkin posisinya sudah cukup curam dan tadi malam juga hujan, sehingga menyebabkan longsor," katanya.

Ketika ditanya apakah material longsoran ini sempat membuat arus lalulintas tersendat, dirinya mengatakan pihaknya melihat jika atur lalu lintas baik dari arah Berastagi menuju Kota Medan maupun sebaliknya masih terpantau lancar.

Baca juga: Cegah Longsor di Tepi Sungai Sumut, BNPB Usulkan Tanaman Akar Wangi

Dirinya mengatakan, kondisi ini dikarenakan material longsor tidak sampai menimbun jalan utama dan hanya di bahu jalan saja.

"Untuk arus lalu lintas aman untuk dilalui. Karena material longsorannya cuma di bahu jalan saja, sehingga arus lalulintas dari kedua lajur masih aman," ungkapnya.

Namun begitu, dirinya mengatakan setelah peristiwa longsor itu pihaknya langsung menerjunkan personelnya untuk melakukan penjagaan di seputar lokasi.

Menurutnya, langkah ini diambil agar pengendara dari arah Berastagi tidak sampai mengambil lajur dari sebaliknya yang ditakutkan akan menimbulkan kecelakaan.

"Langkah yang kita lakukan, personel langsung ke lokasi untuk mengatur lalulintas. Dan tadi juga, personel sudah melakukan koordinasi kepada pihak yang bersangkutan untuk dilakukan pembersihan agar tidak mengganggu arus lalulintas," pungkasnya. (cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved