Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Dinas PUPR Karo Akan Perbaiki Jalur Alternatif
Menghadapi musim libur yang tak lama lagi akan datang, Dinas PUPR Kabupaten Karo, mulai melakukan sejumlah persiapan
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul
TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Menjelang libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 mendatang, daerah wisata selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Salah satu daerah yang menjadi tujuan wisata baik dari warga Kota Medan maupun daerah lainnya, ialah di seputar Kabupaten Karo.
Untuk menghadapi musim libur yang tak lama lagi akan datang, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karo, mulai melakukan sejumlah persiapan. Antara lain, perbaikan sejumlah ruas jalan yang nantinya akan digunakan oleh wisatawan.
"Ya menghadapi musim libur, tentunya kita ada persiapan akan melakukan kontrol dan memperbaiki sejumlah ruas jalan milik Pemkab Karo, terutama jalur alternatif yang nantinya akan sering dilintasi oleh wisatawan," ujar Kepala Dinas PUPR Karo Edward Sinulingga, saat ditemui di Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Kamis (17/12/2020).
Edward menjelaskan, pihaknya berfokus ke jalur alternatif karena nantinya jika jalur utama menuju sejumlah wisata di Kabupaten Karo padat, maka wisatawan tentunya akan mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
Adapun jalur alternatif yang dimaksud berada di seputar Desa Tongkoh, dan jalan lingkar Kabanjahe.
"Kita lihat untuk yang di Tongkoh, itu menjadi jalur alternatif menuju langsung ke Berastagi. Dan untuk jalan lingkar, itu digunakan bagi wisatawan yang akan menuju ke kawasan Siosar," katanya.
Saat ditanya kapan perbaikan ini akan dikerjakan, pria berkacamata ini mengaku jika dalam waktu dekat ini pihaknya akan memeriksa kondisi jalan dan akan langsung memperbaiki ruas jalan yang butuh perbaikan. Dirinya mengatakan, pihaknya menargetkan sebelum masuk Hari Raya Natal pada 25 Desember mendatang, perbaikan harus sudah selesai.
"Intinya sebelum Natal itu, perbaikan sudah selesai dikerjakan. Agar masyarakat yang akan kembali ke Kabupaten Karo untuk merayakan Natal juga nyaman di perjalanan," katanya.
Dirinya menjelaskan, untuk perbaikan jalan ini pihaknya juga turut berkoordinasi dengan pihak dari Balai Besar Jalan Provinsi Sumatera Utara. Pasalnya, sejumlah ruas jalan terutama yang menjadi penghubung antar kabupaten saat ini sudah menjadi wewenang dari provinsi.
Diketahui, adapun jalur yang saat ini sudah menjadi wewenang provinsi ialah jalan penghubung dari Kecamatan Barusjahe menuju Kecamatan Tigapanah. Kemudian, Jalan penghubung dari Kabupaten Karo menuju Kabupaten Langkat yang melalui Kecamatan Namanteran.
Seperti diketahui, saat ini sejumlah wilayah di Indonesia terutama Sumatera Utara juga sedang menghadapi cuaca yang cukup ekstrem. Bahkan, hingga saat ini sudah beberapa kali terjadi bencana alam seperti banjir, angin puting beliung, hingga tanah longsor.
Ketika ditanya perihal hal ini, Edward mengaku pihaknya juga telah bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo. Dirinya mengatakan, dalam hal ini pihaknya memiliki tugas untuk menyediakan alat berat yang akan digunakan untuk evakuasi jika sewaktu-waktu ada bencana.
"Ya kita sudah berkoordinasi dengan BPBD. Untuk alat berat sendiri kita sediakan di workshop kita di Berastagi. Di sana ada dua loader, satu excavator kecil, dan dua excavator yang besar," ucapnya.
Lebih lanjut, Edward mengatakan selain menyediakan alat berat pihaknya juga menempatkan petugas operator alat berat tersebut di lokasi serupa. Sehingga, jika nantinya dibutuhkan alat berat untuk proses evakuasi akan dapat langsung dioperasikan.
(cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kepala-dinas-pupr-karo-edward-sinulingga-2.jpg)